<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-982454254977481365</id><updated>2012-02-16T01:37:59.253-08:00</updated><title type='text'>KILASAN BUKU MIZAN</title><subtitle type='html'>Berbeda dengan resensi, kilasan buku Mizan 
berisi secuil informasi dari sebuah buku.  Disini juga ada review buku yang lumayan panjang, merangkum isi sebuah buku.  Bagi yang tidak sempat membaca secara lengkap buku-buku Mizan, cukuplah menikmati kilasannya disini.   Tanpa membocorkan endingnya, mudah-mudahan KILASAN BUKU MIZAN cukup menjadi remah-remah yang lezat.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>rostita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07118080281115529555</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguRQ5sAYMI/AAAAAAAAADE/Vk6gFME9ww4/S220/di+kantor.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>30</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-982454254977481365.post-6719670692224999535</id><published>2009-11-02T21:25:00.000-08:00</published><updated>2009-11-02T21:30:50.543-08:00</updated><title type='text'>Jungkir Balik Imran "Bocah Muslim" Ahmad di Negeri James Bond</title><content type='html'>Sejak halaman-halaman awal, Imran Ahmad sudah menyodorkan keresahannya itu ... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bond&lt;br /&gt;Aku mendapat juara kedua dalam kontes ‘Bayi Lucu’ Karachi. Aku mengenakan sebuah setelan hitam, kemeja putih dan dasi berwarna gelap. Dengan pakaian yang rapi, menawan dan tampan, aku terlihat seperti James Bond, walaupun aku masih terlalu muda untuk menonton satu pun filmnya. Aku juga masih agak tidak stabil berdiri di kedua kakiku. Orang-orang terutama terkesan akan kulitku yang putih. &lt;br /&gt;Juara pertama dimenangkan oleh anak si penyelenggara. Para juri adalah teman-temannya. Hal ini benar-benar khas ketidakadilan negara “republik pisang” dunia ketiga. Di Barat, anak si penyelenggara tidak akan diperbolehkan mengikuti kontes ini. Aku tidak mendapatkan gelar ‘Bayi Terlucu Karachi’ akibat nepotisme terang-terangan. Aku pun memulai perjuangan sepanjang kehidupanku menentang korupsi dan ketidakadilan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa hubungannya dengan James Bond?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku membeli sebuah buku tebal yang terdiri dari empat novel James Bond karya Ian Fleming yang dijilid menjadi satu. Aku mulai membacanya dan benar-benar terpikat. Novel-novel itu ditulis dengan sangat bagus, tak dapat dilepaskan, menarik, erotis. Fleming adalah seorang pencerita yang jenius dan novel-novel ini benar-benar memabukkan. Karakter Komandan James Bond adalah seorang tokoh idola yang tak dapat dilepaskan. Sebenarnya dia lahir di Skotlandia, namun dia mewakili semua yang sempurna dari bangsa Inggris (seperti diriku), dan dia adalah seorang mantan anggota militer (seperti diriku). &lt;br /&gt;Aku bahkan tampak seperti dirinya! Aku sangat cocok dengan deskripsi dirinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;James Bond &lt;br /&gt;‘berkulit agak gelap, wajah tercukur rapi’&lt;br /&gt;‘mata … lebar dan seimbang &lt;br /&gt;‘alis mata lurus, hitam dan agak panjang’&lt;br /&gt;‘rambut … hitam’&lt;br /&gt;‘dibelah ke kiri’ &lt;br /&gt;‘hidung lurus agak panjang’&lt;br /&gt;‘bibir atas lebih pendek’ &lt;br /&gt;‘mulut lebar dan indah tapi kejam’&lt;br /&gt;‘rahang … lurus dan tegas’ &lt;br /&gt;‘bekas luka sepanjang tiga inci … pipi kanan’&lt;br /&gt;‘setelan berwarna gelap’ &lt;br /&gt;‘kemeja putih’&lt;br /&gt;‘dasi rajutan hitam’  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku&lt;br /&gt;Ya, dan aku bercukur setiap hari&lt;br /&gt;Tentu &lt;br /&gt;Ya&lt;br /&gt;Tentu saja!&lt;br /&gt;Ya, sejak kecil&lt;br /&gt;Ya &lt;br /&gt;Bisa jadi&lt;br /&gt;Mulutku bisa tampak kejam&lt;br /&gt;Sepertinya begitu &lt;br /&gt;Tidak, tapi ada lesung pipit di dagu&lt;br /&gt;(sebelah kanan)&lt;br /&gt;Blazer dan celana panjang hitam &lt;br /&gt;Selalu&lt;br /&gt;Dasi prefekku berwarna hitam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Apa sih dasi ‘rajutan’ itu?) &lt;br /&gt;James Bond selalu menyiram dirinya dengan air dingin yang menyegarkan setelah mandi dengan air hangat. Aku pun mulai melakukan hal yang sama: mandi air dingin membuatku bersemangat! Dia banyak merokok dan minum vodka – dua hal yang jelas tak dapat kulakukan – tapi untuk sarapan dia makan telur orak arik, yang disusul dengan satu teko penuh kopi dan satu kendi penuh jus jeruk segar yang baru saja diperas. Ini juga menjadi sarapan favoritku pada hari-hari aku tidak sekolah (walaupun aku harus puas hanya dengan satu kotak karton jus jeruk yang tidak terlalu segar). Aku juga harus berdiam sebentar di rumah selama beberapa saat setelah menyantap semua ini. &lt;br /&gt;Bukannya belajar untuk ujianku, aku malah membaca novel-novel James Bond. Ini tidak baik dan aku tahu itu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/982454254977481365-6719670692224999535?l=kilasanbukumizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/feeds/6719670692224999535/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/11/jungkir-balik-imran-bocah-muslim-ahmad.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/6719670692224999535'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/6719670692224999535'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/11/jungkir-balik-imran-bocah-muslim-ahmad.html' title='Jungkir Balik Imran &quot;Bocah Muslim&quot; Ahmad di Negeri James Bond'/><author><name>rostita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07118080281115529555</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguRQ5sAYMI/AAAAAAAAADE/Vk6gFME9ww4/S220/di+kantor.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-982454254977481365.post-7733747277824665435</id><published>2009-10-29T23:35:00.000-07:00</published><updated>2009-10-29T23:40:36.391-07:00</updated><title type='text'>Imran Ahmad: Jungkir Balik Kehidupan Minoritas Muslim di Barat</title><content type='html'>Usia 1 tahun:&lt;br /&gt;Aku mendapat juara kedua dalam kontes ‘Bayi Lucu’ Karachi. Aku&lt;br /&gt;mengenakan sebuah setelan hitam, kemeja putih dan dasi berwarna gelap.&lt;br /&gt;Dengan pakaian yang rapi, menawan dan tampan, aku terlihat seperti&lt;br /&gt;James Bond, walaupun aku masih terlalu muda untuk menonton satu pun&lt;br /&gt;filmnya. Aku juga masih agak tidak stabil berdiri di kedua kakiku.&lt;br /&gt;Orang-orang terutama terkesan akan kulitku yang putih.&lt;br /&gt;Juara pertama dimenangkan oleh anak si penyelenggara. Para juri adalah&lt;br /&gt;teman-temannya. Hal ini benar-benar khas ketidakadilan negara&lt;br /&gt;“republik pisang” dunia ketiga. Di Barat, anak si penyelenggara tidak&lt;br /&gt;akan diperbolehkan mengikuti kontes ini. Aku tidak mendapatkan gelar&lt;br /&gt;‘Bayi Terlucu Karachi’ akibat nepotisme terang-terangan. Aku pun&lt;br /&gt;memulai perjuangan sepanjang kehidupanku menentang korupsi dan&lt;br /&gt;ketidakadilan. (hlm. 19)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usia 12 tahun&lt;br /&gt;Ada beberapa orang rasis tak berguna, bahkan di dalam sekolahku.&lt;br /&gt;Mengagumkan bagaimana mereka dapat lulus ujian masuk. Mereka suka&lt;br /&gt;melontarkan makian rasis atau berlaku sewenang-wenang terhadapku&lt;br /&gt;karena aku seorang ‘Paki’, satu-satunya di sekolah ini pada saat ini&lt;br /&gt;(ada dua orang India dan satu anak berkulit hitam). Terlalu banyak&lt;br /&gt;pembicaraan yang terjadi di media dan pers picisan mengenai imigran,&lt;br /&gt;yang datang ke sini dan mengambil pekerjaan orang lain, atau&lt;br /&gt;mendapatkan tunjangan sosial (atau dua-duanya). Orang-orang tak&lt;br /&gt;berguna itu harus memfokuskan diri pada ancaman yang berasal dari para&lt;br /&gt;imigran agar mereka mendapatkan perasaan superior. Maka, mereka pun&lt;br /&gt;memfokuskan diri padaku. Lucunya, aku dapat memahami sudut pandang&lt;br /&gt;mereka. Diambil dari perspektif mereka, mengapa tidak membenci para&lt;br /&gt;imigran? Mereka bahkan memiliki partai politik sendiri, Front&lt;br /&gt;Nasional, yang kebijakan utamanya adalah bahwa semua imigran berkulit&lt;br /&gt;berwarna harus direpatriasi, dikirim pulang.&lt;br /&gt;Contoh terburuk dari golongan tak berguna itu adalah Peldman. Dia&lt;br /&gt;duduk satu kelas di atasku. Dia memiliki rambut panjang yang tidak&lt;br /&gt;rapi, dan wajah murung dengan sebuah tahi lalat hitam yang jelek. Dia&lt;br /&gt;mengenakan seragam sekolahnya dengan gaya acak-acakan yang disengaja,&lt;br /&gt;dasinya diikat serampangan saja, tanpa menyentuh bagian bawah&lt;br /&gt;kemejanya.&lt;br /&gt;Biasanya, aku tidak pernah berinteraksi dengan siswa-siswa kelas atas.&lt;br /&gt;Namun Peldman memutuskan untuk memasukkan dirinya, tanpa diundang, ke&lt;br /&gt;dalam kehidupanku. Baginya, aku adalah seorang Paki yang tidak&lt;br /&gt;diinginkan di negerinya. Aku tidak pernah bisa berjalan melewatinya di&lt;br /&gt;koridor maupun di lorong di halaman tanpa dirinya mengungkapkan hal&lt;br /&gt;ini dan menjadikan diriku obyek caci-makinya. Hal ini menyebabkan&lt;br /&gt;diriku selalu memiliki elemen ketegangan setiap kali berjalan di&lt;br /&gt;seputar sekolah, dan benar-benar merasa takut jika aku melihatnya&lt;br /&gt;datang dari arah berlawanan. Pada satu kesempatan dia meludahiku dan&lt;br /&gt;segumpal besar air liurnya yang menjijikkan mendarat di kepalaku.&lt;br /&gt;Dengan santai aku menyekanya. Sepertinya aku tidak punya pilihan lain.&lt;br /&gt;Tidak mungkin aku melapor kepada guru; itu konyol namanya. Aku&lt;br /&gt;menganggap pelecehan rasis adalah bagian normal dari kehidupan, karena&lt;br /&gt;aku memang seorang asing dan aku memang berbeda. (hlm. 126-128)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/982454254977481365-7733747277824665435?l=kilasanbukumizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/feeds/7733747277824665435/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/10/imran-ahmad-jungkir-balik-kehidupan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/7733747277824665435'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/7733747277824665435'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/10/imran-ahmad-jungkir-balik-kehidupan.html' title='Imran Ahmad: Jungkir Balik Kehidupan Minoritas Muslim di Barat'/><author><name>rostita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07118080281115529555</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguRQ5sAYMI/AAAAAAAAADE/Vk6gFME9ww4/S220/di+kantor.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-982454254977481365.post-5630146050510484174</id><published>2009-08-19T02:36:00.000-07:00</published><updated>2009-08-19T02:40:00.848-07:00</updated><title type='text'>Kurma, bukan hanya untuk Buka Puasa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SovICPb6ySI/AAAAAAAAAFE/yyZ9dayaAY4/s1600-h/KHASIAT+DAN+KEAJAIBAN+KURMA+.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 194px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SovICPb6ySI/AAAAAAAAAFE/yyZ9dayaAY4/s200/KHASIAT+DAN+KEAJAIBAN+KURMA+.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5371606921398372642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pepatah Arab mengatakan,  ‘Banyaknya manfaat yang bisa diperoleh dari pohon kurma adalah sebanyak hari dalam satu tahun.’ Selain sebagai makanan, kurma dimanfaatkan untuk hal lain termasuk kerajinan, bahan bakar, pakan ternak,  sebagai obat dan masih banyak lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat kurma untuk pengobatan penyakit:&lt;br /&gt;•    Demam Berdarah&lt;br /&gt;•    Sembelit&lt;br /&gt;•    Meningkatkan Stamina&lt;br /&gt;•    Mengatasi Kegemukan&lt;br /&gt;•    Mengobati Hati dan Radang&lt;br /&gt;•    Menjaga Kesehatan Mata&lt;br /&gt;•    Pertumbuhan Tulang&lt;br /&gt;•    Batuk&lt;br /&gt;•    Cacingan&lt;br /&gt;•    Meningkatkan Kemampuan Pendengaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah Kesehatan yang bisa diatasi Kurma:&lt;br /&gt;•    Anemia&lt;br /&gt;•    Buang air kecil tak lancar&lt;br /&gt;•    Demam&lt;br /&gt;•    Insomia&lt;br /&gt;•    Kurang nafsu makan&lt;br /&gt;•    Menghangatkan badan&lt;br /&gt;•    Meningkatkan daya kerja otak&lt;br /&gt;•    Menjaga kesehatan gigi&lt;br /&gt;•    Pilek&lt;br /&gt;•    Proteksi terhadap infeksi&lt;br /&gt;•    Sakit kepala&lt;br /&gt;•    Sakit tenggorokan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara medis,  manfaat kurma untuk berbuka puasa adalah:&lt;br /&gt;•    Menghilangkan lapar dengan seketika&lt;br /&gt;•    Mengurangi konsumsi makanan lain sehingga puasa efektif dan memberikan manfaat untuk kesehatan&lt;br /&gt;•    Puasa bertujuan mengusir racun dari tubuh dan kurma memiliki zat antiracun.  Dengan demikian puasa dan kurma secara bersamaan berperan dalam detoksifikasi; membersikan sel-sel tubuh dari racun dan logam berat yang terakumulasi sehingga menyebabkan tubuh terasa lemas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa?&lt;br /&gt;Karena: Kurma adalah makanan paling ideal yang mudah dicerna.  Setengah jam setelah mengonsumsi kurma, tubuh yang lelah kembali  segar.  Sebenarnya rasa lapar itu timbul bukan karena perut kosong, melainkan karena kadar gula di dalam darah berkurang.  Ketika kurma masuk ke tubuh, kadar gulanya yang tinggi dengan cepat mengatasi kekurangan kadar gula dalam darah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada  fenomena menarik di dunia kedokteran Barat.  Para dokter yang mengobati pasiennya dengan cara berpuasa menyarankan makan buah-buahan yang manis dan minum air untuk berbuka.  Setelah diketahui kurma mengandung gula paling banyak, mereka menyatakan bahwa berbuka puasa dengan kurma dan air adalah yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara medis, diketahui gula dan air adalah zat yang pertama kali dibutuhkan tubuh setelah berpuasa.  Berkurangnya glukosa pada tubuh dapat mengakibatkan penyempitan dada dan gangguan pada tulang.  Sedangkan berkurangnya air membuat tubuh lemah dan menurunnya daya tahan.  Jika pada saat berbuka puasa perut langsung diisi dengan makanan dan minuman, diperlukan waktu tiga jam atau lebih agar pencernaannya dapat menyerap zat gula tersebut.  Akibatnya, badan masih merasa lemas.  Namun jika berbuka puasa dengan kurma, kandungan gula dalam kurma cepat diserap tubuh untuk menghasilkan energi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di negara-negara Arab, kurma Ajwah diberikan kepada bayi yang disapih.  Bahkan praktik imunisasi ala Nabi adalah memberikan kurma yang sudah dihaluskan kepada bayi. Lebih banyak tentang kurma, Khasiat dan Keajaiban Kurma mengupasnya dan memberikan bonus resep hidangan berkurma. Wow!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/982454254977481365-5630146050510484174?l=kilasanbukumizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/feeds/5630146050510484174/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/08/kurma-bukan-hanya-untuk-buka-puasa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/5630146050510484174'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/5630146050510484174'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/08/kurma-bukan-hanya-untuk-buka-puasa.html' title='Kurma, bukan hanya untuk Buka Puasa'/><author><name>rostita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07118080281115529555</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguRQ5sAYMI/AAAAAAAAADE/Vk6gFME9ww4/S220/di+kantor.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SovICPb6ySI/AAAAAAAAAFE/yyZ9dayaAY4/s72-c/KHASIAT+DAN+KEAJAIBAN+KURMA+.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-982454254977481365.post-7844552652788196083</id><published>2009-08-05T19:48:00.000-07:00</published><updated>2009-08-05T19:50:21.602-07:00</updated><title type='text'>Ask Supernanny! Dari TV ke buku.</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SnpE4fw8oPI/AAAAAAAAAE8/pJMRoId_i18/s1600-h/Tanyakan+pada+supernanny.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SnpE4fw8oPI/AAAAAAAAAE8/pJMRoId_i18/s200/Tanyakan+pada+supernanny.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366677643355529458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Salah satu keluarga yang saya kunjungi, keluarga Amarals, memiliki dan mengelola sendiri sebuah restoran.  Tekanan pekerjaan membuat kedua orangtua itu sulit membagi waktu untuk anak-anak mereka.  Tidak adanya perhatian positif membuat putra-putra mereka menggunakan restoran sebagai taman bermain, berlarian di ruang makan dan berulah, sehingga membuat kesal para pelanggan.  Saya membantu keluarga tersebut mengembangkan sebuah daftar kegiatan rutin sehingga pekerjaan dan kehidupan rumah tangga itu lebih seimbang.  Saya juga mendorong Mike, si Ayah, untuk meluangkan satu hari tanpa bekerja di restoran.  Untuk anak-anak, saya menerapkan Teknik Koki Kecil agar mereka terlibat dalam menyiapkan makanan di rumah.  Sebagai seorang juru masak, Mike merasa sangat gembira melihat betapa putranya yang berusia empat tahun, Logan, membantu dengan gembira dan memasak di sampingnya.  Ryan yang berusia sembilan tahun sangat suka menyusun menu, dan bahkan anak batita mereka, Kade, ikut membantu.  Teknik tersebut mengubah sebuah tugas rumah tangga menjadi acara keluarga yang menyenangkan di mana si Ayah dapat benar-benar menjalin hubungan dengan anak-anak lelakinya.  Kecintaannya pada masak-memasak menular kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan Jo Frost:&lt;br /&gt;Melibatkan anak-anak Anda dalam menyiapkan makanan bukan berarti membiarkan mereka bebas menggunakan pisau-pisau tajam dan panci-panci untuk merebus air, atau membiarkan mereka mendekati api yang menyala.  Gunakan akal sehat Anda.  Ajari mereka untuk melakukan hal-hal baru, tapi pantau mereka sepanjang waktu.  Begitu mereka sudah mahir mengerjakan satu tugas, beri mereka tugas lain yang lebih menantang.  (Tanyakan pada Supernanny, hlm. 65)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Supernanny, Jo Frost, kembali dengan lebih banyak saran, nasihat, dan solusi yang membuatnya menjadi favorit para orangtua dan keluarga di seluruh dunia.  Seperti telah dibuktikan oleh pemirsa TV di 37 negara, Jo Frost bisa menjinakkan amukan anak-anak yang paling parah dan kenakalan yang paling luar biasa. Metodenya benar-benar berhasil—tumpukan surat-surat dari penggemarnya membuktikan hal itu. Di buku praktis dan lengkap TANYAKAN PADA SUPERNANNY, Jo menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul dari para orangtua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TANYAKAN PADA SUPERNANNY menyajikan panduan mendalam, solusi, dan langkah-langkah praktis per tahap yang bisa dipraktikkan orangtua untuk mengubah perilaku dan kenakalan anak-anak. Jo Frost mengedepankan disiplin penuh kasih sayang, yang memberikan batasan dan menumbuhkan kebiasaan baik, tetapi tanpa meninggalkan hal-hal yang perlu diketahui orangtua tentang cara-cara membesarkan anak yang bahagia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/982454254977481365-7844552652788196083?l=kilasanbukumizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/feeds/7844552652788196083/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/08/ask-supernanny-dari-tv-ke-buku.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/7844552652788196083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/7844552652788196083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/08/ask-supernanny-dari-tv-ke-buku.html' title='Ask Supernanny! Dari TV ke buku.'/><author><name>rostita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07118080281115529555</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguRQ5sAYMI/AAAAAAAAADE/Vk6gFME9ww4/S220/di+kantor.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SnpE4fw8oPI/AAAAAAAAAE8/pJMRoId_i18/s72-c/Tanyakan+pada+supernanny.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-982454254977481365.post-7784251772769304300</id><published>2009-07-28T01:04:00.000-07:00</published><updated>2009-07-28T01:10:33.259-07:00</updated><title type='text'>Sebuah Perjalanan yang Aneh</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/Sm6yZCsvHvI/AAAAAAAAAE0/YPJrDZ2lfSM/s1600-h/DRAGON+BONES+l.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 124px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/Sm6yZCsvHvI/AAAAAAAAAE0/YPJrDZ2lfSM/s200/DRAGON+BONES+l.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363420349535821554" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja banyak orang melihat tubuh itu. Lebih dari sekali seorang nelayan atau pekerja di atas kapal melihat sekilas daging berwarna gading yang menyembul di atas ombak kelam.  Ah, mungkinkah itu seekor baiji, lumba-lumba putih? Legenda mengatakan, lumba-lumba putih adalah gadis-gadis yang diubah menjadi mahluk air.  Dewasa ini jumlah baiji hanya sekiar selusin, sejumlah orang mengatakan tak seekor pun yang dapat terselamatkan karena polusi dan lalu lintas kapal.  Mungkinkah kilatan warna putih itu seekor baiji?  Atau, sebuah keajaiban kecil dalam sayatan bumi yang penuh air ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan cepat tubuh itu masuk ke perbatasan Kota Wushan, di sana arus air yang berwarna hijau dari Sungai Daning mendadak mengucur ke dalam Yangzi yang berlumpur.  Sampan mengangkut nelayan.  Feri berukuran besar hilir mudik membawa laki-laki dan perempuan menuju tempat kerja, menjenguk saudara, mencari kehidupan yang lebih baik.  Anak-anak telanjang berenang memakai ban dalam, tertawa-tawa sambil saling bercanda.  Seorang anak menabrak mayat itu, dan sesaat menduga bahwa itu temannya yang berpura-pura mati.  Bukankah mereka sering berpura-pura sebagai mayat yang terapung-apung?  Anak itu menendang si mayat, tetapi ketika merasakan jari-jarinya menembus masuk ke dalam tubuh, menusuk ke daging membusuk, ia berenang menjauh, tetapi tak menceritakan pengalamannya yang mengerikan itu kepada siapapun.  Ia hanya berenang di samping salah satu perahu-perahu kecil yang membawa turis dari Daning.  Kalau ia tersenyum manis, kalau ia melambaikan tangan dengan ramah dan berteriak: “Selamat Datang, Selamat Datang,” kepada orang-orang asing gendut yang membidikan kameranya, mungkin ia akan mendapatkan beberapa yuan sebelum perahu itu melaju ke Sungai Daning menuju Tiga Ngarai Kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sebuah negeri di mana legenda, sejarah, dan politik terjalin bersama, sebagian besar warga Cina bahkan tidak mengenal Yangzi, yang dulunya adalah nama dari penggalan terakhir sungai sepanjang 200 kilometer, yang mengalir melalui wilayah kuno Yang.  Sebagai sebuah negara, orang Cina menyebut aliran air ini Chang Jiang, Sungai Panjang, atau Da Jiang, Sungai Besar, tetapi mereka yang tinggal di pinggirannya memberikan nama pada setiap penggalan dari sungai yang panjangnya sekitar 6 ribu kilometer untuk menunjukkan sifat air di tempatnya masing-masing: Sungai Yak Liar, Sungai Pasir Emas, Sungai Indah,  Sungai Ba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua ini tidak dipahami oleh jasad yang membusuk itu.  Terkadang selama berjam-jam, ia meluncur di air tenang, dalam arus diam, di tepi-tepi sungai yang aman dan teluk-teluk yang tenteram ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kutipan Prolog DRAGON BONES (Qanita, 2009)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang arkeolog Amerika ditemukan tewas mengambang di Sungai Yangzi. Di  tubuhnya terdapat luka-luka mengerikan yang menunjukkan ciri-ciri ritual kuno. Detektif polisi Liu Hulan dan suaminya, David Stark, pengacara Amerika, ditugasi untuk mengungkap misteri pembunuhan itu.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyelidikan membawa mereka ke proyek Bendungan Tiga Ngarai, yang direncanakan menjadi bendungan terbesar di dunia. Tak disangka-sangka, misteri pembunuhan itu mejerumuskan mereka dalam perburuan maut sebuah artefak yang diperebutkan banyak pihak. Pemerintah Cina, sekte fanatik terlarang, dan kolektor yang kejam mengingini pusaka itu. Apa sebenarnya rahasia artefak tersebut? Mengapa benda itu diyakini akan membuat pemiliknya menggenggam puncak kekuasaan di Cina?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hulan dan David harus berpacu dengan waktu untuk memecahkan misteri ini, sebelum Bendungang Tiga Ngarai menenggelamkan semua petunjuk. Bukan hanya nyawa mereka dan nasib Cina yang menjadi taruhannya, tetapi juga perdamaian seluruh dunia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/982454254977481365-7784251772769304300?l=kilasanbukumizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/feeds/7784251772769304300/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/07/sebuah-perjalanan-yang-aneh.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/7784251772769304300'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/7784251772769304300'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/07/sebuah-perjalanan-yang-aneh.html' title='Sebuah Perjalanan yang Aneh'/><author><name>rostita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07118080281115529555</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguRQ5sAYMI/AAAAAAAAADE/Vk6gFME9ww4/S220/di+kantor.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/Sm6yZCsvHvI/AAAAAAAAAE0/YPJrDZ2lfSM/s72-c/DRAGON+BONES+l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-982454254977481365.post-4723766978837601073</id><published>2009-07-09T23:47:00.000-07:00</published><updated>2009-07-09T23:56:41.447-07:00</updated><title type='text'>G-30-S PKI dan Peer Holm Jorgensen</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SlbkgT-2G6I/AAAAAAAAAEs/FKfymHu12MY/s1600-h/cover+Forgotten.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 127px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SlbkgT-2G6I/AAAAAAAAAEs/FKfymHu12MY/s200/cover+Forgotten.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356720050574597026" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;DEN GLEMTE MASSAKRE, (THE FORGOTTEN MASSACRE)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mungkin kami memang terlibat dalam peristiwa itu. Saya sudah lupa …”&lt;br /&gt;--William  Colby, Direktur CIA Divisi Asia Tenggara 1962-67, diucapkan pada 1990.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Novel ini diangkat dari pengalaman  Peer Holm Jorgensen di Indonesia selama empat bulan terakhir pada tahun 1965 di Indonesia, saat kekuasaan Sukarno diambil alih oleh dewan jendral pimpinan mantan presiden Suharto yang didukung CIA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah novel yang mempersembahkan sebuah realitas yang banyak orang tidak mengharapkannya sbenar-benar terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Novel diuraikan dalam dua jalur paralel:&lt;br /&gt;Yang pertama, kita mengikuti keterlibatan CIA dan latar belakang organisasi tersebut.&lt;br /&gt;Jalur kedua, kita mengikuti tokoh utama, Kasper, pelaut Denmark, berusia 19 tahun, dan teman-teman sebayanya, saat melewati masa-masa menegangkan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui jalur CIA, kita diperkenalkan kepada latar belakang organisasi itu dan perannya dalam peristiwa pembantaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Novel ini juga menghadirkan budaya sosial di Indonesia, negara yang, meski telah dijajah ratusan tahun oleh Portugis, Belanda dan Ingggris, tetap percaya kepada pihak barat bahwa Indonesia, usai perang dunia II,  menuliskan sebagian dari Deklarasi Kemerdekaan AS dalam konstitusi negara, khususnya bagian hak asasi manusia, dan membuat poster besar dengan kutipan pidato Gettysburg untuk menyambut Amerika sebagai aliansi baru. Tetapi Amerika tak datang.  Bahkan setelah Sukarno menghubungi Washington. Tak pernah ada jawaban sama sekali.  Tahun 1958, Sukarno tak lagi berpihak kepada barat dan terpikat pada Mao, yang pada saat itu eksperimennya diikuti hampir separuh umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu membuat CIA mengupayakan pembentukan kelompok paramiliter di Sumatra, sementara pada waktu bersamaan sebuah pasukan rahasia beraksi untuk keempat kalinya menyerang kawasan Indonesia Timur lewat pesawat pembom yang berpangkalan di Clark, Filipina.  Serangan itu gagal karena seorang pilot ditembak jatuh oleh kapal angkatan laut Indonesia, dan diidentifikasi sebagai warga Amerika. Pasukan rahasia itu sendiri adalah salah satu alat CIA untuk menggiring pandangan atau sikap politiknya melalui jalur pendapat publik yang lebih independen. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengambil alih kantor Pasukan Strategis, yang dibentuk tahun 1942, dimana anggotanya mengaku bahwa mereka direkrut untuk memanfaatkan masalah kemanusiaan yang menyedot perhatian, CIA menciptakan mesin ajaib bernama Wurlizter.  Wurlitzer adalah sebuah mesin yang digunakan untuk membuat tipuan suara seperti bunyi hujan di atas genting, suara mesin mobil melaju, dan sebagainya. Sudah menjadi tradisi di bagian pemberitaan CIA untuk membuat-buat berita yang seolah-olah benar-benar terjadi dimana pun. Usaha itu berhasil. Berita-berita tersebut dipublikasikan oleh kantor berita terpercaya di seluruh dunia. Tugas terbesar di masa itu adalah mengirimkan ribuan orang Amerika ke kancah perang Vietnam, bukan dalam rangka membela tanah air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun, pada awal tahun 60-an, sejumlah politisi Amerika telah menyerukan kepada AS agar bersikap lebih lunak menghadapi isu komunis. Menurut mereka, hal itu sepadan.  Hal itu membuat CIA menghubungi Kantor Luar Negri Inggris dan divisinya, yang berunding selama dua pekan di Singapura guna membuat rekayasa berita tentang Indonesia. Keterkaitan Inggris adalah memenuhi perjanjian tahun 1963 antara Kennedy dan  McMillian untuk menyingkirkan Sukarno dalam waktu yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia, seorang agen CIA di kedutaan AS memiliki data 5000 nama penting anggota PKI yang harus dibunuh.  CIA memberikan rekaman kaset kepada Presiden Sukarno, berisi rembukan dewan jendral tentang kudeta menjatuhkan presiden pada awal Oktober, sehingga menurut CIA, Sukarno sangat gembira bisa bekerjasama dengan partai komunis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isi rekaman kaset tersebut menyangkut kudeta yang dipimpin Kolonel Untung, kepala penjaga istana,  agar bisa memimpin para jendral dan melindungi Sukarno.&lt;br /&gt;Sebagaimana direncanakan CIA,  partai komunis yang sebanarnya sama sekali tidak terlibat, dituduh menghabisi enam jendral, sehingga  angkatan bersenjata punya alasan untuk mulai melaksanakan pembantaian. CIA menyerahkan daftar 5000 nama yang ingin mereka habisi dan menggunakan daftar itu pula untuk mencek hasilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diselimuti bayangan perang Amerika di Vietnam, CIA, tanpa mengerahkan satu pun orangnya pada peristiwa berdarah di Indonesia, meraih kemenangan mutlak yang membuka pintu bagi pebisnis Amerika untuk kembali beroperasi di permata paling bersinar di Asia,  dengan cara memusnahkan jutaan orang dalam empat bulan tanpa merepotkan pihak barat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KASPER&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasper yang dibesarkan di Denmark pada masa Perang Dingin mendapat pelajaran bahwa orang Amerika adalah pihak yang benar dan komunis adalah sebaliknya. Ketika berusia 16 tahun, dia bergabung dengan kapal dagang untuk melihat dunia. Tiga tahun kemudian, setelah berkali-kali berkeliling dunia, hatinya tertambat pada Indonesia dan orang-orangnya.&lt;br /&gt;Pada Sepetember 1965, kebetulan Ia berada di Jakarta, ketika terjadi kudeta menewaskan 6 jendral. Partai Komunis dituduh sebagai dalang kudeta.  Dipimpin Suharto yang kemudian menjadi presiden, angkatan bersenjata Indonesia melancarkan perburuan besar-besaran terhadap semua anggota Partai Komunis.&lt;br /&gt;Dengan cepat semuanya berubah menjadi petaka. Empat bulan lamanya Indonesia menjadi arena pembataian masal terburuk sepanjang abad 20, tetapi dunia luar hampir tidak mendengarnya sama sekali&lt;br /&gt;Tak seorang pun tahu bahwa yang memainkan kartu dalam peristiwa tersebut adalah CIA, yang juga telah bertindak sebaik mungkin menghilangkan jejak kematian satu juta orang Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ini menggambarkan apa yang bisa diperbuat seorang individu terhadap sesamanya, tanpa menghendaki melakukannya, ketika sebuah kekuatan besar bermain rolet Rusia dengan negara asing beserta orang-orangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tahun 1965 begitu banyak yang ditawarkan dunia untuk lima pemuda yang beranjak dewasa.  Mereka adalah Dane Kasper, Nadia yang Indo Belanda, Thomas yang berdarah Jerman Timur, Jimmy dan saudaranya, Sophia, dari Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku ini kita dibawa masuk ke dalam kehidupan lima tokohnya, latar belakang mereka dan kita mengikuti kelimanya bertukar mimpi, harapan, dan rencana masa depan, eratnya ikatan persahabatan serta kisah cinta mereka, sementara suara pembantaian terpampang sebagai latar belakang,  di sebuah masa dimana satu-satunya alasan bergabung dengan Pemuda Komunis adalah mengunjungi Pesta Dansa setiap Sabtu malam.  Tetapi ini hanya berarti bukan hanya kematian sendiri, tetapi juga seluruh keluarga.  Itu sebabnya mereka saling bergantung satu sama lain untuk bertahan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya adalah, apakah mereka, yang berbeda latar belakang etnis, budaya, pandangan politik, moral, agama (nasrani dan islam) dan sedikit persamaan, bisa mempercayai satu sama lain?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/982454254977481365-4723766978837601073?l=kilasanbukumizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/feeds/4723766978837601073/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/07/g-30-s-pki-dan-peer-holm-jorgensen.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/4723766978837601073'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/4723766978837601073'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/07/g-30-s-pki-dan-peer-holm-jorgensen.html' title='G-30-S PKI dan Peer Holm Jorgensen'/><author><name>rostita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07118080281115529555</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguRQ5sAYMI/AAAAAAAAADE/Vk6gFME9ww4/S220/di+kantor.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SlbkgT-2G6I/AAAAAAAAAEs/FKfymHu12MY/s72-c/cover+Forgotten.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-982454254977481365.post-7056033848760458890</id><published>2009-07-06T01:47:00.000-07:00</published><updated>2009-07-06T01:50:47.740-07:00</updated><title type='text'>Sannaha, Sang Jago Pedang dan Kisah Cintanya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SlG63krmURI/AAAAAAAAAEk/1wKpIpCA-TM/s1600-h/takhta+nirwana+CURVE.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 134px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SlG63krmURI/AAAAAAAAAEk/1wKpIpCA-TM/s200/takhta+nirwana+CURVE.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5355266895822344466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dyah Pilatoka, putri kerajaan Sunda Kawali juga dikisahkan menjadi tokoh yang bernama Sannaha.  Sebagai seorang jago silat dan jago pedang, Sannaha yang gagah berani harus menerima kenyataan pahit, gurunya mati di tangan Yaksapurusa—musuh  nomor satu kerajaan.  Sannaha pun berniat membalas dendam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pencariannya, gadis cantik itu bertemu dengan Purandara—penjahat yang dijuluki Elang Merah.  Tapi ternyata Elang Merah tak sebejat dibayangkan Sannaha.  Lagipula, semasa kecil, mereka tumbuh bersama.  Dalam situasi genting, Purandara, justru menyelamatkan hidup Sannaha.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta Purandara terhadap Sannaha yang begitu kuat, tak pelak membuat Sannaha bergetar dan menyambutnya—meski dengan sikap arogan.  Lalu dengan gagah berani pula, Sannaha membalas kebaikan Purandara itu. Tapi, Purandara adalah penjahat dan harus menerima hukuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan kelanjutan kisah cinta mereka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan sejarah, tentu saja Putri Dyah Pitaloka akan dikirim ke Wilwatika (Majapahit) karena sang raja telah memintanya menjadi permaisuri..  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm --- sebuah kisah cinta berlatar dunia persilatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tasaro, yang telah dikenal lewat novel bergenre serupa: Samita: Bintang Berpijar di Langit Majapahit (Dar! Mizan) dan Samita: Sepak Terjang Hui Sing Murid Perempuan Cheng Ho (DAR! Mizan) bukan hanya berhasil merekayasa sebuah cerita berlatar sejarah sambil menyisipkan adegan-adegan silat mendebarkan, namun menggali sisi-sisi lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya, Sannaha, terperangkap ke dalam hutan misterius tempat kelompok kuno dan masih biadab bernama suku Thabugh, dimana kaum perempuan bertarung melawan sepasukan prajurit sampai titik darah penghabisan, demi merebut posisi terhormat: menjadi istri pemimpin kelompok. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelebihan lain novel ini, bahasa Sunda kuno ditampilkan sebagai bagian dari naskah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai novel ini, Aan Merdeka Permana (penulis Perang Bubat: Tragedi di Balik Kisah Cinta Gajah Mada dan Dyah Pitaloka), berkomentar: Bagi yang menggemari kisah silat, inilah bukunya.  Namun demikian novel ini bukan pertarungan semata.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/982454254977481365-7056033848760458890?l=kilasanbukumizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/feeds/7056033848760458890/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/07/sannaha-sang-jago-pedang-dan-kisah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/7056033848760458890'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/7056033848760458890'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/07/sannaha-sang-jago-pedang-dan-kisah.html' title='Sannaha, Sang Jago Pedang dan Kisah Cintanya'/><author><name>rostita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07118080281115529555</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguRQ5sAYMI/AAAAAAAAADE/Vk6gFME9ww4/S220/di+kantor.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SlG63krmURI/AAAAAAAAAEk/1wKpIpCA-TM/s72-c/takhta+nirwana+CURVE.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-982454254977481365.post-2131304315121693242</id><published>2009-07-01T20:08:00.000-07:00</published><updated>2009-07-01T20:15:06.612-07:00</updated><title type='text'>Akhirnya Memilih Islam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SkwmMJ976NI/AAAAAAAAAEc/rj6ZoefUnOE/s1600-h/If+I+Should+Speak.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 100px; height: 162px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SkwmMJ976NI/AAAAAAAAAEc/rj6ZoefUnOE/s200/If+I+Should+Speak.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5353696047312660690" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setelah shalat, lobi itu dipenuhi kerumunan Muslim, membuat Tamika kesulitan bergerak.  Beberapa wanita berhenti untuk menjabat tangannya, memeluknya dan berkata, “Assalamu’alaikum.”  Tamika lega karena mereka tidak menunggu jawaban.  Dia tak tahu harus mengatakan apa, meskipun kerap mendengar teman sekamarnya berbalas salam.  Dia merasa canggung mendapatkan pelukan hangat dari orang-orang tak dikenal. Tapi, kekagumannya tak termungkiri, melihat betapa kuatnya ikatan persaudaran mereka. Saat melihat para wanita shalat beberapa menit sebelumnya, Tamika terpesona oleh kesatuan mereka, rapatnya mereka berdiri seperti yang dilakukan kaum pria.  Tamika dicekik hasrat kala menyaksikan anak-anak membungkuk khidmat di jadapan Allah di sebelah orang tua dan teman-teman mereka.  Dia sangat ingin menjadi bagian dari kekuatan, kekukuhan, dan persaudaraan tersebut.  Suara jamaah yang mengucapkan “Amin” serempak setelah imam meluluhkan hati Tamika.  Kalimat syahdu itu mendorong hasratnya untuk bergabung dengan mereka.  Saat itu, dia sungguh malu, duduk di lobi, mengetahui bahwa sebenarnya disinilah tempatnya, beribadah bersama para wanita lainnya.  Mengapa dia harus menunda menjadi Muslim?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah Tamika, seorang mahasiswa Amerika kebetulan tinggal satu kamar dengan wanita muslim bernama Aminah di asrama kampus. Aminah telah menjadi tempatnya bertanya tentang Islam dan Al-Quran, setelah Tamika sempat terkesiap dengan opini yang dikemukakan Dr. Sanders, yang diam-diam telah mempelajari Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa yang Anda ketahui tentangnya?”&lt;br /&gt;Dr. Sanders tertawa. “Wah banyak sekali.”&lt;br /&gt;Tamika menunggu, berharap Dr. Sanders melanjutkan.&lt;br /&gt;“Islam agama yang besar, harus saya katakan demikian.”&lt;br /&gt;“Oh, ya?”&lt;br /&gt;“Saya sangat mengaguminya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tamika kian berdebar ketika membaca penjelasan dalam kitab suci milik Aminah:&lt;br /&gt;Wahai Ahli Kitab.  Janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar.  Sesungguhnya, Almasih, Isa putra Maryam itu adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya.  Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kmau mengatakan “(Tuhan itu) tiga”, berhentilah (dari ucapan itu).  (Itu) lebih baik bagimu.  Sesungguhnya, Allah Tuhan Yang Maha Esa, Mahasuci Allah dari mempunyai anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tamika pun mengucapkan syahadat dan merasakan kesyahduan luar biasa indah seperti ketika menyaksikan dua sahabatnya shalat berjamaah.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IF I SHOULD SPEAK: Sebuah novel pencarian sipiritual yang mendapat sambutan luar biasa di berbagai negara dan dianggap membawa pembaruan pada genre novel spiritual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Novel ini layak menjadi bahan kajian akademis yang serius.” –Prof. K. Bryant, Howard University.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/982454254977481365-2131304315121693242?l=kilasanbukumizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/feeds/2131304315121693242/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/07/akhirnya-memilih-islam.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/2131304315121693242'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/2131304315121693242'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/07/akhirnya-memilih-islam.html' title='Akhirnya Memilih Islam'/><author><name>rostita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07118080281115529555</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguRQ5sAYMI/AAAAAAAAADE/Vk6gFME9ww4/S220/di+kantor.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SkwmMJ976NI/AAAAAAAAAEc/rj6ZoefUnOE/s72-c/If+I+Should+Speak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-982454254977481365.post-3949599406765090953</id><published>2009-06-30T01:58:00.000-07:00</published><updated>2009-06-30T02:05:09.434-07:00</updated><title type='text'>Berhitung dengan Metode Asmaul Husna Arithmetic (AHA)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SknVPE2dtrI/AAAAAAAAAEM/W9DrF8RLiQw/s1600-h/Aritmatika+Jari+Metode+AHA.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 158px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SknVPE2dtrI/AAAAAAAAAEM/W9DrF8RLiQw/s200/Aritmatika+Jari+Metode+AHA.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5353044087083480754" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tahukah Anda bahwa alat untuk menghitung yang paling dahsyat adalah jari kita sendiri? Bahkan untuk angka ribuan, 10 jari  kita bisa dimanfaatkan untuk mengalikan, membagi, dan menjumlah, jika tahu metodenya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode itulah yang diperkenalkan Aritmatika Jari Metode Asmaul Husna Arithmetic (AHA). AHA menggunakan Teori Jari yang sudah teruji kedahsyatannya lebih hebat daripada alat di luar tubuh kita.  AHA menjadikan anak-anak cerdas intelektual, emosional, dan spiritual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simbol angka 1 sampai dengan 9 yang digunakan dalam metode AHA adalah sama di setiap komposisi jari-jari tangan.&lt;br /&gt;Simbol angka 1 untuk telunjuk&lt;br /&gt;Simbol angka 2 untuk telunjuk-jari tengah&lt;br /&gt;Simbol angka 3 untuk telunjuk-jari tengah-jari manis&lt;br /&gt;Simbol angka 4 untuk telunjuk- jari tengah-jari manis-kelingking&lt;br /&gt;Simbol angka 5 untuk jempol&lt;br /&gt;Simbol angka 5 untuk jempol-telunjuk&lt;br /&gt;Simbol angka 6 untuk jempol-telunjuk&lt;br /&gt;Simbol angka 7 untuk jempol- jari tengah &lt;br /&gt;Simbol angka 8 untuk jempol- jari tengah-jari manis&lt;br /&gt;Simbol angka 9 untuk jempol- jari tengah-jari manis-kelingking&lt;br /&gt;Adapun 0 disimbolkan dengan menggeggam jari (tangan dikepalkan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam AHA, tangan dibedakan berdasarkan spektrum warna (pelangi) karena pembedaan menurut kanan kiri masih abstrak. Dengan demikian AHA mengenal tangan merah untuk nilai tempat satuan (tangan kanan). Tangan kuning untuk tempat puluhan (tangan kiri). Tangan hijau untuk nilai tempat ratusan (tangan kanan).  Tangan biru untuk nilai tempat ribuan (tangan kiri).  Tangan nila untuk nilai tempat puluhan ribuan (tangan kanan) serta ungu untuk tempat ratusan ribu (tangan kiri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan atribut tersebut, operasi penjumlahan, perkalian, dan pembagian bisa dilakukan dengan teknik tertentu dengan cara yang menyenangkan dan menghibur.  Semuanya disajikan dalam Buku Panduan Lengkap Aritmatika Jari Metoda AHA TAKU (Tambah Kurang) 6 Angka, sebuah penuntun untuk orangtua.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/982454254977481365-3949599406765090953?l=kilasanbukumizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/feeds/3949599406765090953/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/06/berhitung-dengan-metode-asmaul-husna.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/3949599406765090953'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/3949599406765090953'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/06/berhitung-dengan-metode-asmaul-husna.html' title='Berhitung dengan Metode Asmaul Husna Arithmetic (AHA)'/><author><name>rostita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07118080281115529555</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguRQ5sAYMI/AAAAAAAAADE/Vk6gFME9ww4/S220/di+kantor.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SknVPE2dtrI/AAAAAAAAAEM/W9DrF8RLiQw/s72-c/Aritmatika+Jari+Metode+AHA.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-982454254977481365.post-2198448959931403977</id><published>2009-06-30T01:53:00.000-07:00</published><updated>2009-07-01T20:06:22.455-07:00</updated><title type='text'>Tes Diabetes, Kesehatan Pencernaan dan Keseimbangan.</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SknTmyAkL6I/AAAAAAAAAEE/XHzT3FiRxDQ/s1600-h/staying+young.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SknTmyAkL6I/AAAAAAAAAEE/XHzT3FiRxDQ/s200/staying+young.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5353042295319179170" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tes 1: Waktunya ke Toilet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seberapa sering Anda pergi ke kamar mandi (untuk buag air kecil?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil: Jika lebih dari dua belas kali sehari atau lebih dari tiga kali setiap tiga jam, sebaiknya Anda menguji kadar gula dalam urine. (Anda juga perlu memantau kadar gula darah puasa setiap tahun, untuk mengetahui langkah-langkah apa saja yang perlu diambil supaya kadar gula darah tidak mencapai angka di atas 200. Kadar gula darah yang tinggi adalah tanda-tanda penyakit diabetes).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petunjuk:&lt;br /&gt;Jaga pinggang tetap ramping&lt;br /&gt;Olahraga 30 menit sehari&lt;br /&gt;Hindari kudapan&lt;br /&gt;Minum kopi tanpa gula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tes 2: Tambahkan Bit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tambahkan secangkir umbi bit ke dalam menu makan. Anda akan tahu saat ia telah melewati saluran cerna karena feses Anda akan berwarna merah. Jika kondisi tersebut terjadi setelah lebih dari 24 jam, berarti sistem pencernaan Anda sedang mengalami efek-efek penuaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petunjuk:&lt;br /&gt;Perbanyak serat dan minum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tes 3: Sikap Keseimbangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdirilah dengan satu kaki, rentangkan tangan, dan jaga keseimbangan tubuh Anda. Sekarang pejamkan mata. Berdirilah selama Anda mampu sebelum harus menggenggam sesuatu untuk mempertahankan keseimbangan. (Sebaiknya lakukan tes ini dengan ditemani seseorang atau berdiri sebelah dinding)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batas ambang untuk berhasil melewati tes ini adalah 15 detik untuk usia 40 tahun dan 30 detik untuk usia 30 tahun. Jika Anda tidak mampu menjaga keseimbangan sepanjang waktu tersebut, itu artinya Anda kurang bisa menjaga keseimbangan, sehingga Anda mudah jatuh, dan lebih beresiko mengalami patah tulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petunjuk:&lt;br /&gt;Waspadai Diet ala Supermodel? Apakah itu? Protein dan soda diet. Asam dari keduanya dapat melepaskan kalsium dari tulang dan mempercepat pengikisan tulang.&lt;br /&gt;Hindari alkohol dan rokok, dan jangan mengonsumsi vitamin A berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tes 4: Paru-Paru yang Sehat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seberapa sehatkah paru-paru Anda?  Berlarilah dengan cepat menaiki tangga sebanyak dua lantai atau berjalan sepanjang enam blok.  Jika Anda dapat melakukannya tanpa jeda istirahat, paru-paru Anda mungkin ada dalam kondisi prima.  Jika Anda mengalami sesak napas atau harus berhenti, hal tersebut merupakan peringatan bagi paru-paru Anda, meski tak dapat dipungkiri adanya kemungkinan keterlibatan organ jantung di sini.  Kami menyarankan Anda melakukan tes ini setiap bulan (sebelum melakukannya, berkonsultasilah dengan dokter), untuk memeriksa fungsi paru-paru secara rutin.  Ini sangat penting karena salah satu tanda bahaya penurunan fungsi paru-paru adalah terjadinya perubahan, walaupun kecil, pada kemampuan Anda saat menjalani tes ini.  Sesak napas saat berolahraga menunjukkan organ-organ tubuh tidak berada dalam kondisi terbaiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petunjuk:&lt;br /&gt;Jauhi jalan raya&lt;br /&gt;Konsumsi suplemen&lt;br /&gt;Konsumsi sayur, buah, ikan dan gandum untuk melindungi paru-paru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tes 5: Si Tukang Tidur&lt;br /&gt;Berikan peringkat pada kecenderungan Anda tertidur di tempat-tempat dan kondisi berikut ini menggunakan skala 0 sampai 3 (0 untuk kecil kemungkinan Anda tertidur dan 3 untuk kemungkinan tidur dengan pulas).  Kemudian jumlahkan total poin yang Anda peroleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;o Duduk dan membaca&lt;br /&gt;o Menonton televisi&lt;br /&gt;o Duduk di tempat umum tetapi pasif, seperti di bioskop atau ruang pertemuan&lt;br /&gt;o Menumpang mobil selama satu jam penuh&lt;br /&gt;o Berbaring di sore hari untuk sekadar beristirahat&lt;br /&gt;o Duduk dan berbincang dengan seseorang &lt;br /&gt;o Duduk berdiam diri setelah makan siang&lt;br /&gt;o Berada dalam mobil dan terjebak kemacetan selama beberapa menit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HASIL&lt;br /&gt;Kurang dari 10: Tidur pulas.  Anda memiliki pola tidur normal.&lt;br /&gt;10 sampai 12: Batas gangguan tidur.  Membacalah.&lt;br /&gt;Lebih dari 12: Tidakkah Anda merasa ada tusuk gigi yang mengganjal mata Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petunjuk:&lt;br /&gt;Jangan paksa diri Anda berdiam di atas tempat tidur.  Lakukan aktivitas ringan, yoga atau meditasi. &lt;br /&gt;Jangan merokok, jangan  makan tiga jam sebelum tidur.&lt;br /&gt;Atasi alergi.  Alergi bisa menyebabkan gangguan tidur menjadi lebih parah jika disertai penyumbatan hidung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 tes di atas adalah sebagian dari penjelasan yang disampaikan Mehmet C. Oz, M.D. (pakar kesehatan untuk Oprah Winfrey Show) dan Michael F. Roizen M.D. (penulis buku kesehatan best seller) agar tubuh tetap muda; awet muda dalam bahasa Dr. Oz dan Dr. Roizien adalah kemampuan organ tubuh tetap berfungsi dengan baik tanpa penuaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter terfavorit di Amerika Mehmet C. Oz, M.D. dan Michael F. Roizen M.D. juga menuliskan segala hal tentang penuaan secara terperinci dalam buku berjudul Staying Young: Jurus Menyiasati Kerja Gen agar Muda Sepanjang Hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah buku yang “mengubah persepsi menua melalui tindakan positif.”&lt;br /&gt;Buku ini juga berisi petunjuk senam Staying Young yang membantu kebugaran tubuh Anda dan Program 14 Hari Mengatasi Penyebab Penuaan. Dahsyat!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/982454254977481365-2198448959931403977?l=kilasanbukumizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/feeds/2198448959931403977/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/06/tes-diabetes-kesehatan-pencernaan-dan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/2198448959931403977'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/2198448959931403977'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/06/tes-diabetes-kesehatan-pencernaan-dan.html' title='Tes Diabetes, Kesehatan Pencernaan dan Keseimbangan.'/><author><name>rostita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07118080281115529555</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguRQ5sAYMI/AAAAAAAAADE/Vk6gFME9ww4/S220/di+kantor.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SknTmyAkL6I/AAAAAAAAAEE/XHzT3FiRxDQ/s72-c/staying+young.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-982454254977481365.post-5425576024403828266</id><published>2009-06-17T21:07:00.000-07:00</published><updated>2009-06-17T21:09:35.174-07:00</updated><title type='text'>Garuda di Dadaku (GdD):</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/Sjm97BBiatI/AAAAAAAAAD8/XuYg1xOf9TM/s1600-h/Garuda+di+dadaku+2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 146px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/Sjm97BBiatI/AAAAAAAAAD8/XuYg1xOf9TM/s200/Garuda+di+dadaku+2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348514854063991506" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Inilah novel yang berkisah tentang :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persahabatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mau kemana,” tanya Kakek Usman.&lt;br /&gt;Heri mengedipkan mata sekilas pada Bayu.&lt;br /&gt;“Ada tugas sekolah, Kek,” Jawab Bayu&lt;br /&gt;“Ya sudah. Jangan pulang kemaleman!” &lt;br /&gt;Bayu dan Heri langsung masuk mobil, lalu pergi.&lt;br /&gt;“Gue kira lo lupa!” tudingnya.&lt;br /&gt;Heri tertawa.  “nggak dong.  Gue udah beli tiketnya, nih! Final Liga Remaja Se Indonesia!”  Heri mengayun-ayunkan sebuah tiket ke arah Bayu.&lt;br /&gt;Bayu menyambarnya dengan takjub. (GdD, hlm. 25)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Spiritualitas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami berdua ke sini atas undangan Pak Johan waktu itu ....” &lt;br /&gt;Pak Johan memotong, “Kalian berbohong!”&lt;br /&gt;Heri dan Bayu kaget.&lt;br /&gt;“Saya sudah cek ke SSB Satria Bangsa.  Tidak ada nama kamu,” tuding Pak Johan dengan muka dingin.&lt;br /&gt;Bayu tercekat.  Heri menggigit bibirnya.&lt;br /&gt;“Yang bohong itu saya, Pak,” sergah Heri.&lt;br /&gt;Pak Johan melirik ke arah Bayu. Tapi, Bayu diam saja.  Bayu lemas. &lt;br /&gt;“Tapi Bapak lihat sendiri, kan, bakatnya.  Kami yakin Pak Johan pasti bisa membawa Bayu masuk seleksi Tim Nasional.  Jadi ...”&lt;br /&gt;“Percuma punya bakat kalau pembohong!”&lt;br /&gt;Heri langsung mengambil alih situasi. Dia menjejeri langkah Pak Johan dengan kursi rodanya.  Suaranya dibuat setenang mungkin. “Tapi saya yakin di SS ini punya kelas beasiswa.  Apalagi buat pemain seperti Bayu,” kata Heri&lt;br /&gt;“Ya, memang ada.  Tapi, seleksinya ketat,” timpalnya&lt;br /&gt;“Tapi, Bapak kan udah liat ...”&lt;br /&gt;“Seleksinya dua minggu lagi.  Bersiap yang benar.  Latihan yang keras.  Bakatmu saja tidak akan cukup!”  (GdD, hlm. 50-52)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tawa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mobil terus melaju sampai akhirnya melintasi sebuah bangunan tua dengan halaman luas.&lt;br /&gt;“Kayaknya di sini bisa untuk latihan,” kata Bang Duloh.&lt;br /&gt;Mereka bertiga turun memasuki halaman bangunan tua itu.&lt;br /&gt;“Hihihi! Hihihi!Hihihi!” tiba-tiba terdengar suara cekikikan. &lt;br /&gt;Bayu, Heri, dan Duloh kaget setengah mati.&lt;br /&gt;“Suara apaan itu?” tanya Bayu.&lt;br /&gt;Belum sempat terjawab, tiba-tiba pintu bangunan tua itu terbuka, lalu muncullah seorang nenek berambut kusut.&lt;br /&gt;“Kuntilanak, lari!!!” teriak Heri.&lt;br /&gt;Ketiganya berhamburan kembali ke mobil. &lt;br /&gt;Sementara nenek tua itu kebingungan. Kenapa setiap orang yang masuk ke halaman rumah ini langsung lari ketakutan ya? Tanya nenek itu dalam hati.  Dia masuk kembali ke rumah, melanjutkan mendengarkan sandiwara radio horor tentang nenek sihir. (GdD, hlm. 56)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan Klimaks nan menggetarkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapakah ketiga orang dari SSB yang bakal ikut seleksi nasional U-13 tiga minggu lagi di Senayan?” Pak Johan berkata.&lt;br /&gt;Bayu dan Heri saling pandang.&lt;br /&gt;Satu orang wakil PSSI dipersilakan maju.  Orang itu mengeluarkan catatan.  Bayu menahan napasnya.&lt;br /&gt;“Benny Rahmat Fachruzi!” &lt;br /&gt;“Arthur Rosevelt Indrajid!”&lt;br /&gt;“Bayu Purnomo Jati!”&lt;br /&gt;Heri nyaris melompat dari kursi rodanya.  Zahra tersenyum ke arah langit. Bang Duloh mengusapkan tangannya ke wajah dengan lega.  Sementara, Bayu sudah kembali berlutut mencium rumput.  Dia langsung membawa bola dan menggocek lincah di antara kerucut plastik, lantas menembak bola ke gawang dari tengah dan gol!&lt;br /&gt;Kakek Usman tenyata sudah ada di pinggir lapangan dan terpukau melihat liukan gerakan Bayu.  Cukup lama dia melihat itu semua.  Sampai akhirnya, Bayu melihat kakeknya. Bayu terpaku.  Heri menoleh dan terkejut.  Zahra bingung.  Bayu pun dengan takut mendekat ke arah kakeknya yang mematung.  Kakek Usman berdiri sambil mencengjkram lukisan Zahra.  Bayu tidak bisa bicara apa-apa.&lt;br /&gt;“Aku ...,” kakek Usman memegang dada kirinya.  Kesakitan.  Lalu roboh ke rumput.&lt;br /&gt;Bayu langsung menubruk kakeknya, “Kek! Kakek! Kek!” Bayu menangis dengan panik.&lt;br /&gt;(GdD, hlm. 109-110).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ending mengharukan menjadi bagian termanis dari buku ini. &lt;br /&gt;Lagu Garuda di Dadaku yang berulang-ulang dinyanyikan Bayu dan Heri dalam buku, benar-benar menambah rasa semangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Garuda di dadaku&lt;br /&gt;Garuda kebangganku&lt;br /&gt;Kuyakin hari ini pasti menang ...&lt;br /&gt;Kobarkan semangatmu&lt;br /&gt;Tunjukkan keinginanmu&lt;br /&gt;Ku yakin hari ini pasti menang ...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/982454254977481365-5425576024403828266?l=kilasanbukumizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/feeds/5425576024403828266/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/06/garuda-di-dadaku-gdd.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/5425576024403828266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/5425576024403828266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/06/garuda-di-dadaku-gdd.html' title='Garuda di Dadaku (GdD):'/><author><name>rostita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07118080281115529555</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguRQ5sAYMI/AAAAAAAAADE/Vk6gFME9ww4/S220/di+kantor.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/Sjm97BBiatI/AAAAAAAAAD8/XuYg1xOf9TM/s72-c/Garuda+di+dadaku+2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-982454254977481365.post-8409276877828851943</id><published>2009-06-17T21:02:00.000-07:00</published><updated>2009-06-17T21:06:03.221-07:00</updated><title type='text'>Burning Sea: Bara Cinta di Tengah Deru Perang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/Sjm8-MYXCtI/AAAAAAAAAD0/hMjKEI_i5d8/s1600-h/Burning+Sea.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 129px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/Sjm8-MYXCtI/AAAAAAAAAD0/hMjKEI_i5d8/s200/Burning+Sea.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348513809140484818" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Haiku adalah bentuk puisi yang paling terkenal dalam sastra Jepang.  Haiku memiliki sebuah irama dan biasanya memiliki satu kata yang menggambarkan sebuah musim.  Haiku juga memiliki dua baris yang berhubungan, masing-masing pikiran memberikan pengertian yang lebih mendalam pada baris-baris lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keindahan haiku membuat Annie—seorang  perawat Amerika di kancah Perang Dunia II, menjadi dekat dengan seorang pasiennya, tawanan Jepang bernama Akira.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sebuah pulau terpencil tempat Annie, Akira dan sejumlah korban selamat dari kapal yang dibombardir Jepang,  sang serdadu mengajari keindahan haiku kepada Annie.  Keakraban pun terjalin, semanis bait-bait haiku yang ditulis John Shors di setiap awal bab buku ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagai serdadu,&lt;br /&gt;Ombak menyerbu pantai&lt;br /&gt;Kurindu rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Di saat sulit,&lt;br /&gt;Mimpi adalah kawan&lt;br /&gt;Otak adalah lawannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Manusia merasa kuat,&lt;br /&gt;Hingga langit ingatkan&lt;br /&gt;Ia lemah dan kecil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Laut asalnya,&lt;br /&gt;Mutiara nan idah.&lt;br /&gt;Menyilaukanku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Plato berkata,&lt;br /&gt;Mayat yang jadi saksi&lt;br /&gt;Akhir peperangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Tiada rasa&lt;br /&gt;Bagai saat pertama&lt;br /&gt;Cinta merekah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Kuberi nyawa,&lt;br /&gt;Agar si jantung hati&lt;br /&gt;Tetap bertahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, perang selalu menyembunyikan para pengkhianat, termasuk seorang pengkhianat yang berada bersama mereka, sehingga sempat merunyamkan cinta yang bersemi indah. Namun, tak akan ada yang bisa meruntuhkan cinta yang telah tumbuh dengan kuat.***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/982454254977481365-8409276877828851943?l=kilasanbukumizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/feeds/8409276877828851943/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/06/burning-sea-bara-cinta-di-tengah-deru.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/8409276877828851943'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/8409276877828851943'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/06/burning-sea-bara-cinta-di-tengah-deru.html' title='Burning Sea: Bara Cinta di Tengah Deru Perang'/><author><name>rostita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07118080281115529555</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguRQ5sAYMI/AAAAAAAAADE/Vk6gFME9ww4/S220/di+kantor.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/Sjm8-MYXCtI/AAAAAAAAAD0/hMjKEI_i5d8/s72-c/Burning+Sea.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-982454254977481365.post-7824136659538493537</id><published>2009-05-31T23:45:00.000-07:00</published><updated>2009-06-01T00:18:20.330-07:00</updated><title type='text'>Obama: Dari Keluarga Hebat, Muncullah Sosok Sehebat Presiden!!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SiN61JogdcI/AAAAAAAAADs/7bIlqv8Lwog/s1600-h/Barack+Obama+final.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 130px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SiN61JogdcI/AAAAAAAAADs/7bIlqv8Lwog/s200/Barack+Obama+final.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5342248636529014210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dreams from My Father,  menuturkan kisah hidup Presiden Barack Obama sampai hari pernikahannya, yang membuat Obama mengatakan sangat beruntung dan bersyukur karena dikelilingi orang-orang hebat.&lt;br /&gt;Siapakah diantara orang-orang hebat itu?  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Obama dan Sosok Kakek-Nenek yang Hebat &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dari garis ayah, Barack Husein Obama berdarah Kenya.  Kakeknya adalah seorang muslim.  Nama Barack diambil dari bahasa Arab,  memiliki arti diberkati.  Husein diambil dari nama salah satu cucu kesayangan Nabi Muhammad, yang juga nama sang kakek. Obama—diambil dari nama seorang presiden Kenya—artinya Tombak Membara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari garis ibu, Barack Obama, berkulit putih. Di Hawaii, kakek dan neneknya mengasuh Obama setelah tak lagi menetap di Indonesia.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya orang-orang sehebat kakek dan neneknya-lah yang mau menerima kehadiran ayah Obama yang berkulit hitam, pada masa kaum kulit hitam begitu disisihkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obama menulis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1960, tahun ketika orangtuaku menikah, perkawinan antar ras masih dianggap sebagai kejahatan hampir di separuh negara bagian di AS Selatan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untungnya kakek neneknya berpandangan liberal, jadi saat ibuku menyebutkan seorang mahasiswa Afrika bernama Barack, reaksi pertama mereka adalah mengajaknya makan malam. Kakek mungkin terlalu sibuk menceritakan salah satu leluconnya, sehingga tidak memerhatikan ibuku meraih dan menggengam tangan berotot di sebelahnya.  Nenek (Toot) memerhatikannya, namun dia cukup sopan untuk menggigit bibirnya dan menawarkan makanan penutup.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jauh sebelum makan malam itu, kakek, nenek, dan ibunya yang ketika itu tinggal di Texas, berulang kali dicemooh karena bergaul dengan warga kulit hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Hawaii, tempat tinggal yang baru, hal-hal buruk tentang ras telah hilang dari kenangan, bagai kabut pagi yang pupus karena terbakar panas matahari. Bagaimanapun, bagi kakek, gambaran putrinya dengan seorang lelaki kulit hitam, tersaji jauh dari sanubarinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hawaii—dengan  lingkungan yang disebut-sebut sebagai tempat peleburan nyata—eksperimen tentang keharmonisan rasial, keturunan rasku hanya membawa sedikit masalah bagi kakek-nenek, dan mereka segera mengikuti sikap menghina yang biasa dilakukan penduduk lokal terhadap pendatang yang mengekspresikan ketidaksukaan terhadap perbedaan ras.  Pernah, saat para turis memandangiku bermain di pasir, kakek mendatangi mereka dan berbisik, dengan nada menghormat, bahwa aku adalah CUCU RAJA KAMAHENDA, Raja Pertama Hawaii. Hmmm ... sebuah strategi untuk menghindari hal-hal sulit! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kakek juga siap dengan cerita lain, ketika seorang turis melihatku berenang pada suatu hari. Turis itu berkata, “Berenang pastilah sudah merupakan bakat bagi orang-orang Hawaii.” Kakek berkomentar, “Anak itu kebetulan adalah cucuku, ibunya berasal dari Kansas dan ayahnya berasal dari pedalaman Kenya, dan tidak ada lautan yang luas di salah satu tempat itu.”  Bagi kakekku, ras bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan lagi. &lt;br /&gt;Benar kata Obama, Ia adalah orang yang beruntung.  Salah satunya adalah karena  memiliki kakek dan nenek yang  mencintainya dengan sepenuh hati—cinta  yang sangat hebat. Kehebatan cinta itulah yang telah berperan besar bagi pertumbuhan nalar Obama.   Kekuatan berharga yang mengantarnya ke kursi presiden AS, presiden pertama dari kalangan kulit berwarna di AS. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Obama dan Sosok Ayah yang Hebat &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada usia 2 tahun, Obama sudah ditinggalkan sang ayah.  Cerita tentang kenapa ayah meninggalkannya tidak pernah terjawab.  Ia tidak punya cukup keberanian untuk mengorek hal itu dari ibu, kakek dan neneknya. Hingga suatu hari, sang nenek mengabarkan ayahnya akan datang berkunjung.  Selama satu bulan ayah ada di dekat Obama. Bahkan, sang ayah diundang ke sekolahnya untuk bercerita tentang negaranya—sebuah momen yang membuat Obama cilik resah, mengingat, hanya 3 murid berkulit hitam di kelasnya yang mendapat perlakuan kurang menyenangkan dari teman-teman kulit putih.  Tapi, keresahan Obama tergantikan oleh perasaan lain ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak memandangiku saat ayahku berdiri, dan aku memegang kepalaku era-erat, mencoba terfokus pada ruang kosong di papan tulis di belakang ayahku. Dia telah berbicara beberapa lama sebelum akhirnya aku dapat tersadar kembali saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia bercerita tentang binatang-binatang buas yang menjelajahi daratan, suku-suku yang masih menuntut anak muda membunuh seekor singa untuk membuktikan kejantanannya.  Dia bercerita tentang kebiasaan-kebiasaan suku Luo, betapa para tetua mendapat penghormatan tertinggi dan membuat hukum untuk diikuti di bawah naungan pohon yang besar.  Dia bercerita tentang perjuangan Kenya dalam meraih kebebasan, bagaimana orang-orang Inggris menetap dan secara tidak adil mengatur orang-orang disana, sebagaimana yang mereka alami di Amerika; berapa banyak orang dijadikan budak hanya karena warna kulitnya, namun orang-orang Kenya, seperti kami semua di kelas itu ingin bebas dan mengembangkan diri sendiri melalui kerja keras dan pengorbanan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua teman sekelasku bertepuk tangan secara tulus dan beberapa mengangkat tangan ingin bertanya. Mr. Eldredge—kepala sekolah,  menghampiri dan berkata, “Kau memiliki seorang ayah yang menawan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesona ayahnya rupanya mengalir pula pada Obama yang di semasa kuliah pernah terlibat dalam kampanye mendukung gerakan pembebasan Afrika Selatan. Bahkan, dipercaya membuka sebuah rapat dengan sebuah orasi—pidato  pertamanya—yang masih terekam dalam benaknya hingga saat ini. Dengan sebuah skenario untuk memancing publik, Obama naik ke atas panggung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat itu, aku mulai mengingat kunjungan ayahku di kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ada perjuangan yang sedang berlangsung,” ujarku.  Suaraku  hampir-hampir tidak terdengar kecuali pada beberapa baris pertama saja.  Beberapa orang mendongak, dan aku menunggu hingga orang-orang terdiam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku katakan bahwa ada perjuangan yang sedang berlangsung!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemain Frisbee berhenti bermain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Itu terjadi jauh melintasi samudra.  Namun itu adalah perjuangan yang menyuruh kita semua.  Meski kita mengetahuinya ataupun tidak.  Meski kita menginginkannya atau tidak.  Sebuah perjuangan yang menuntut kita untuk berpihak.  Bukan antara orang kulit hitam dan orang kulit putih.  Bukan antara orang kaya dan orang miskin.  Bukan pilihan yang lebih berat lagi.  Itu adalah pilihan antara harga diri dan perbudakan.  Antara keadilan dan ketidakadilan.  Antara komitmen dan ketidakacuhan. Pilihan antara benar dan salah ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berhenti. Orang-orang sama sekali terdiam sekarang, memandangiku.  Beberapa orang mulai bertepuk tangan. “Lajutkan Barack,” ada yang berteriak. “Katakan yang sejujurnya.” Kemudian yang lain mengikuti, bertepuk tangan, tersenyum dan aku tahu aku telah mendapatkan perhatian mereka, bahwa hubungan telah terbentuk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun peranku telah usai.  Aku berdiri di pinggir.  Marcus maju menjelaskan kepada audiens bahwa mereka telah menyaksikan mengapa kegagalan pemerintah AS dalam menangani kasus Afrika Selatan tak dapat diterima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, aku dan orasi semenitku adalah pertunjukkan terbesar di acara itu!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencuri perhatian teman-teman kulit putih Obama di kelas, adalah sebuah bukti kehebatan dari sang ayah. Dan mencuri perhatian dunia, kini adalah sebuah bukti kehebatan Obama—presiden pertama AS dari kalangan kulit berwana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Obama dan Sosok Ibu yang Hebat &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi remaja berkulit hitam warisan sang ayah yang  berdarah Kenya, adalah hal berat bagi Obama pada masa rasialisme di AS masih kental. Meskipun ibu dan kakek-neneknya berkulit putih, Obama muda sering gelisah dan mempertanyakan jati dirinya.  Minuman keras dan ganja pernah menjadi pelariannya.  Hingga suatu hari ... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menuju kamarku, ingin tahu lebih terperinci mengenai penangkapan Pablo.  Aku memberikan senyum yang meyakinkan dan menepuk tangannya serta mengatakan kepadanya untuk tidak khawatir, aku tidak akan melakukan hal-hal yang bodoh.  Biasanya itu taktik yang efektif, salah satu tipu muslihat yang kupelajari: Orang akan merasa puas selama kau sopan dan tersenyum serta tidak melakukan gerakan yang tiba-tiba.  Mereka lebih daripada puas;  mereka akan lega—kejutan yang menyenangkan melihat seorang anak muda kulit hitam yang tidak tampak marah setiap saat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, ibuku tidak merasa puas.  Dia hanya duduk disana, memerhatikan mataku, wajahnya sesuram kereta jenazah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidakkah kau pikir kau terlalu santai dengan masa depanmu?”&lt;br /&gt;“Maksud ibu apa?”&lt;br /&gt;“Kau tahu persis apa maksudku.  Salah satu kawanmu baru tertangkap karena memiliki obat terlarang.  Nilai-nilaimu turun.  Kau bahkan belum mengajukan lamaran ke perguruan tinggi.  Setiap kali aku mencoba berbicara denganmu tentang hal ini, kau berlaku seperti aku hanya seorang kakakmu yang hebat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mulai memberi tahu ibuku bahwa aku mungkin tidak akan melanjutkan ke perguruan tinggi, bahwa aku dapat tinggal di Hawaii dan mengambil beberapa kursus serta bekerja paruh waktu.  Dia memotong pembicaraanku sebelum aku menyelesaikannya.  Aku dapat masuk ke sekolah manapun di Amerika, ujarnya, kalau saja aku sedikit berusaha.  “Ingat apa itu, kan? USAHA? Bar, kau tidak bisa hanya duduk-duduk mengharap hari baik, menunggu keberuntungan datang menemuimu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hari baik?”&lt;br /&gt;“Mengharap rezeki datang dengan sendirinya.  Seorang pemalas.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku merasa tidak enak hati setelah kejadian itu; itu adalah salah satu muslihat yang selalu dijalankan ibuku, yaitu membuatku merasa bersalah.  Dia juga tidak memiliki keraguan untuk melakukannya. “Kau tidak dapat melakukan apa pun untuk mengenyahkannya,” dia pernah memberitahuku. “AKU TELAH MENCAMPURKANNYA DALAM MAKANAN BAYIMU.  Tapi jangan khawatir, sedosis perasaan bersalah yang sehat tidak akan menyakiti siapa pun. Dengan itulah  peradaban dibangun: PERASAAN BERSALAH. Sebuah emosi yang sangat diremehkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku lulus tanpa ganjalan, diterima di beberapa sekolah ternama, dan menetap di Occidental College di Los Angeles.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teguran sang ibu—yang  tanpa amarah itu—sanggup membuat Obama berubah.  Hanya seorang ibu hebat  yang bisa melakukan hal itu.  Seorang ibu yang membangunkan dan mengajari Obama kecil dini hari jam 4 pagi (ketika masih tinggal di Indonesia), agar Obama dapat menyesuaikan dengan pelajaran di sekolah Amerika.  Kehebatan itulah yang menurun kepada Barrack Hussein Obama. Kekuatan berharga yang mengantarnya ke kursi presiden AS, presiden pertama dari kalangan kulit berwarna di AS. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjudul asli Dreams from My Father: A Story of Race and Inheritance, memoar ini diterbitkan pertama kali pada tahun 1995 selepas pelantikan Obama sebagai presiden kulit hitam pertama Harvard Law of Review, jauh sebelum karir Obama di kancah politik. Buku biografi ini dirilis ulang pada tahun 2004, menyusul pidato Obama pada Konvensi Demokrasi Nasional DNC—saat Obama terpilih sebagai senator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain berkisah tentang kehidupannya sejak kanak-kanak di Indonesia hingga kembali ke kampung halaman di  Hawaii melanjutkan pendidikan di bangku kuliah dan meniti karir, buku ini menuturkan pengalaman tegar dan catatan menggugah sebagai seorang warga kulit hitam di AS.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku revisi tahun 2004 itu kini menempati peringkat No.1 New York Times Bestseller, dan meraih British Book Award untuk Kategori Biografi Terbaik 2009.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/982454254977481365-7824136659538493537?l=kilasanbukumizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/feeds/7824136659538493537/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/05/obama-dari-keluarga-hebat-muncullah.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/7824136659538493537'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/7824136659538493537'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/05/obama-dari-keluarga-hebat-muncullah.html' title='Obama: Dari Keluarga Hebat, Muncullah Sosok Sehebat Presiden!!!'/><author><name>rostita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07118080281115529555</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguRQ5sAYMI/AAAAAAAAADE/Vk6gFME9ww4/S220/di+kantor.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SiN61JogdcI/AAAAAAAAADs/7bIlqv8Lwog/s72-c/Barack+Obama+final.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-982454254977481365.post-5016005264281318320</id><published>2009-05-25T20:44:00.000-07:00</published><updated>2009-05-25T20:48:12.471-07:00</updated><title type='text'>Tomorrow, No sins!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/ShtmV9FT35I/AAAAAAAAADk/ursfvbN6d8I/s1600-h/avonlea1+revisi.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 127px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/ShtmV9FT35I/AAAAAAAAADk/ursfvbN6d8I/s200/avonlea1+revisi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5339974310537977746" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Anne of Avonlea&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Anne kembali ke sekolah setelah makan siang, seperti baisa semua murid sudah berada di bangku mereka dan semua wajah tertunduk patuh ke meja, kecuali wajah Anthony Pye.  Dia menginyit Anne dari balik bukunya, mata hitamnya berkilauan penuh penasaran dan cemooh.  Anne membuka laci mejanya untuk mencari kapur dan tepat di bawah tangannya, seekor tikus yang lincah muncul dari laci, merayap ke mejanya, kemudian melompat ke lantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anne menjerit dan mengempaskan diri ke belakang, bagaikan tikus itu seekor ular, dan Anthony Pye tertawa terbahak.  Kemudian, keheningan menyelimuti ... keheningan yang sangat mengerikan dan sangat tidak nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapa yang meletakkan tikus itu di dalam mejaku?” tanya Anne.  Suaranya pelan, tetapi membuat punggung Paul Irving merinding.  Joe Sloane menatap mata Anne, merasa beranggung jawab dari puncak kepala hingga unjung jari kakinya, tetapi tergagap-gagap dengan tidak terkendali,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“B ... b ... bukan a ... a ... akuI ... Ibu ... Gu ... Guru.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anne tidak memerhatikan Joseph yang sangat mengibakan.  Dia menatap Anthony Pye, dan Anthony Pye membalas tatapannya tanpa malu dan menyesal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Anthony apakah ini perbuatanmu?”&lt;br /&gt;“Memang,” jawab Anthony tak peduli.&lt;br /&gt;Anne mengambil tongkat penunjuknya dari meja.  Tongkat penunjuk itu terbuat dari kayu keras yang panjang dan berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kemarilah Anthony.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukuman itu bahkan sama sekali tak ada bandingannya dengan hukuman berat yang biasa dialami Anthony di rumah.  Anne, bahkan dalam kondisi marah luar biasa seperti itu tidak dapat menghukum anak mana pun dengan kejam.  Namun tongkat penunjuk itu terayun mantap, dan akhirnya keangkuhan Anthony hancur lebur.  Dia mengerenyit dan air mata menggenang di matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anne, yang segera sadar akan kesalahannya, menjatuhkan tongkat penunjuk dan menyuruh Anthony untuk pergi ke bangkunya.  Anne duduk di bangkunya sambil merasa malu, menyesal dan sangat sedih.  Amarahnya yang menggelegak sudah menghilang, dan dia ingin sekali mencari kelegaan dengan menangis.  Jadi, sesumbarnya selama ini berakhir seperti demikian ... dia benar-benar mencambuk salah seorang muridnya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, dengan bijak Anne selalu mengatakan kepada dirinya sendiri.  “Hari ini telah berlalu.  Besok adalah hari baru, jangan ada kesalahan yang terjadi.”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/982454254977481365-5016005264281318320?l=kilasanbukumizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/feeds/5016005264281318320/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/05/tomorro-no-sins.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/5016005264281318320'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/5016005264281318320'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/05/tomorro-no-sins.html' title='Tomorrow, No sins!'/><author><name>rostita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07118080281115529555</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguRQ5sAYMI/AAAAAAAAADE/Vk6gFME9ww4/S220/di+kantor.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/ShtmV9FT35I/AAAAAAAAADk/ursfvbN6d8I/s72-c/avonlea1+revisi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-982454254977481365.post-6514471343513517976</id><published>2009-05-13T20:21:00.000-07:00</published><updated>2009-05-13T20:23:57.199-07:00</updated><title type='text'>The Road to Muhammad</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguOuCwagqI/AAAAAAAAAC4/wR1r4HtLKNc/s1600-h/RTM-Revisi-ok.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 132px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguOuCwagqI/AAAAAAAAAC4/wR1r4HtLKNc/s200/RTM-Revisi-ok.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335515105215546018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bukan tausiyah, bukan mendongeng, bukan pula ceramah menggurui, tapi Jalaluddin Rakhmat—dengan kekayaan referensinya—mampu menyampaikan hal-hal tak terduga penuh makna lewat ceramahnya. Transkipsi ceramah yang melimpah serta tumpukan naskah telah ditulis Kang Jalal selama bertahun-tahun membuahkan buku-buku laris.  Yang terbaru adalah adalah buku The Road to Muhammad,  menguraikan banyak riwayat dan cerita yang jarang sekali diutarakan ulama, dai, atau kiai lain.  Misalnya tentang wujud amal manusia dan kaitannya dengan syafaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wujud Amal-Amal Kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amal-amal kita, pada saatnya nanti akan diberi wujud.  Surat Al-Kahfi (18): 49 menerangkan, Mereka menemukan apa yang mereka amalkan itu hadir di depan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah riwayat menyebutkan, ada seorang sufi bernama Malik bin Dinar, semula dia seorang ahli maksiat yang bergaul dengan minuman keras, kemudian insyaf dan menjadi sufi. Ketika ditanya mengapa kembali ke jalan benar, sang sufi bercerita: “Dahulu aku memiliki seorang anak perempuan.  Dia menepis tanganku setiap kali aku minum minuman keras.  Ternyata umurnya tak panjang. Sejak anakku meninggal, aku berduka.  Dalam keadaan sedih aku tertidur dan bermimpi seakan-akan berada di Padang Mashyar.  Dengan bingung aku melihat ke belakang dan melihat ular yang besar, menakutkan dan mengejarku.  Aku lari ketakutan.  Di tengah jalan aku bertemu seorang tua yang berwajah sangat jernih. Aku minta bantuan kepadanya.  Dia berkata, ‘Aku ingin menolongmu tapi aku sangat lemah.’ Lalu larilah aku sampai hampir meloncat masuk neraka, tetapi terdengar suara, ‘Tempat kamu bukan di sini.’ Aku lari lagi dan bertemu lagi dengan orang tua berwajah jernih itu.  Aku minta tolong lagi, namun sekali lagi ia mengatakan, ‘Aku ingin menolongmu tapi aku sangat lemah. Berangkatlah ke bukit amanah.  Mungkin di sana ada titipan untukmu.’&lt;br /&gt;Aku menuju bukit amanah.  Disana banyak anak-anak yang berwajah sangat indah.  Tiba-tiba aku melihat anakku sendiri.  Dia memegang tanganku dan berkata. “Inilah ayahku. Dengan sebelah tangannya, dia menepis ular besar itu.  Kemudian dia berkata, ‘Apakah belum datang kepada orang beriman untuk takut kepada Allah’ (QS Al-Hadid [57]: 16).  Aku bertanya kepada  anakku, ‘Kau bisa baca Al-Quran?’ Lalu dia menjawab, ‘Disini pengetahuanku tentang Al-Quran lebih banyak daripada ayah.’ Aku bertanya kepadanya tentang siapa orang tua berwajah jernih.  Anakku menjawab, ‘Itu amal saleh yang sedikit dikerjakan.  Karena itu ia menjadi lemah dan tidak bisa membantu Ayah. Lalu siapa ular besar itu? ‘Itulah maksiat yang Ayah kerjakan.  Setiap kali Ayah bermaksiat, tenaganya bertambah kuat.’”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kaitannya dengan syafaat?&lt;br /&gt;Diterangkan Kang Jalal, mahluk-mahluk yang menakutkan akan berjubel mengelilingi kita di alam barzakh.  Berterimakasihlah kepada Allah karena pada saat itu, atas ijin-Nya, akan datang syafaat Rasulullah dan mahluk menakutkan akan tersingkir. Amiin!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/982454254977481365-6514471343513517976?l=kilasanbukumizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/feeds/6514471343513517976/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/05/road-to-muhammad.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/6514471343513517976'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/6514471343513517976'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/05/road-to-muhammad.html' title='The Road to Muhammad'/><author><name>rostita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07118080281115529555</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguRQ5sAYMI/AAAAAAAAADE/Vk6gFME9ww4/S220/di+kantor.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguOuCwagqI/AAAAAAAAAC4/wR1r4HtLKNc/s72-c/RTM-Revisi-ok.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-982454254977481365.post-3669866709658182559</id><published>2009-05-13T19:57:00.000-07:00</published><updated>2009-05-13T20:06:45.805-07:00</updated><title type='text'>Belajar = Bermain dan Bermain = Belajar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguKoseGlOI/AAAAAAAAACw/SshfgPFRfkM/s1600-h/Sekolahnya+Manusia.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 132px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguKoseGlOI/AAAAAAAAACw/SshfgPFRfkM/s200/Sekolahnya+Manusia.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335510615287305442" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sekolah bagi Edi tak ubahnya  penjara. Ketika masih di TK, Edi tak pernah mau berangkat sekolah.  Baginya, sekolah hanya menghalangi keasyikannya bermain.  Akibatnya, Edi tak bisa membaca dan menulis serta selalau ‘fobia’ pada hal-hal yang berbau sekolah.  Orangtua Edi dibuat resah oleh tingkah laku sang anak yang dianggap nyeleneh dari kebiasaan umum anak-anak seusianya.  Apakah hal ini merupakan indikator bahwa Edi adalah anak yang malas?  Ataukah justru jenis pembelajaran di sekolah yang menghalangi tumbuh kembangnya kecerdasan Edi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan mulai terjawab ketika Edi memasuki tingkat sekolah dasar.  Pada masa-masa awal bersekolah, Edi masih bermalas-malasan dan tidak semangat dalam mengikuti  pelajaran.  Untungnya guru-guru di SD tersebut mampu mengenali potensi kecerdasan Edi, yaitu kinestetis (gerak) dan spasial visual (ruang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode pembelajaran klasikal-ortodoks yang mewajibkan anak didik duduk manis dan diam di sebuah ruang berukuran 5 x 15 m selama enam jam atau bahkan lebih tentulah sangat membosankan bagi seorang Edi yang sangat menyukai gerak dan ruang luas.  Setelah menyadari jenis kecerdasan yang dimiliki Edi, para guru memberikan aktivitas  yang membuat Edi senang dan tertarik mengikutinya seperti aktivitas learning by sport dan learning by painting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat belajar bahasa Indonesia, Edi tidak lagi duduk di kelas dan mendengarkan guru ‘berceramah’.  Edi bersama teman-teman dan guru bahasa Indonesianya keluar dari kelas dan berkeliling sekolah, mulai dari lapangan, tempat parkir, bahkan sesekali ke luar sekolah. Saat berkeliling itulah, guru mempersilakan Edi dan teman-temannya untuk secara bergantian menceritakan apa saja yang menurutnya menarik untuk diceritakan.  Guru juga bercerita dan menjelaskan berbagai benda yang ditemui di jalan. Setelah itu barulah para siswa kembali ke kelas untuk menceritakan perjalanan yang baru saja dilakukan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhasil, Edi mulai enjoy dengan sekolah karena kegiatan belajar dikemas sedemikian rupa sehingga Edi merasakan bahwa belajar adalah bermain dan bermain adalah belajar.  Kini, sekolah adalah tempat bermain paling mengasyikkan bagi Edi dan murid-murid lain yang memiliki tipe kecerdasan yang sama dengan Edi.  Bahkan, saking asyiknya dengan sekolah, pada saat sakit pun Edi masih ingin masuk sekolah untuk belajar.  Luar biasa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah dari Sekolahnya Manusia, Sekolah Berbasis Multiple Intelligences di Indonesia (penulis: Munif Chatib), adalah sebuah contoh tentang keberhasilan dari pembelajaran sistem multiple intelligences.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Masih banyak sekolah di negeri ini yang berpredikat SEKOLAH ROBOT; mulai dari proses pembelajarannya, target keberhasilan sekolah, sampai pada sistem penilaiannya.  SEKOLAH MANUSIA adalah sekolah berbasis MI (multiple intelligences), sekolah yang menghargai berbagai jenis kecerdasan siswa.” (Munif Chatib) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berangkat dari konsep MI yang dicetuskan pertama kali oleh Howard Gardner dan dikembangkan Thomas Armstrong, Munif Chatib mengembangkan konsep MIR (multiple intelligences research) dan MIS (Multiple Intelligences System), yang lebih adaptif dengan pendidikan tanah air, dan terbukti membuahkan keberhasilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Debut pertama Munif Chatib sebagai konsultan pendidikan adalah membangkitkan SMP Malik Ibrahim Gresik yang di ambang kehancuran. Menerapkan MIS, sekolah yang berganti nama menjadi SMP YIMI Full Day School ini melaksanakan seluruh sistem MIS dengan konsisten.  Tidak hanya perbaikan pembelajaran yang terlihat, sekolah mendapat kepercayaan dari masyarakat dan dinyatakan menjadi aset kabupaten oleh pemerintah daerah setempat.  Padahal, sebelumnya sekolah ini bahkan dicap sebagai sekolah anak berandal dan “tidak laku.”  Strategi MIS kemudian diterapkan sebuah MTs/MA di Bondowoso yang sedang menjemput ajal karena minim siswa, sampai menjadi sekolah yang diperhitungkan..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/982454254977481365-3669866709658182559?l=kilasanbukumizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/feeds/3669866709658182559/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/05/belajar-bermain-dan-bermain-belajar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/3669866709658182559'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/3669866709658182559'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/05/belajar-bermain-dan-bermain-belajar.html' title='Belajar = Bermain dan Bermain = Belajar'/><author><name>rostita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07118080281115529555</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguRQ5sAYMI/AAAAAAAAADE/Vk6gFME9ww4/S220/di+kantor.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguKoseGlOI/AAAAAAAAACw/SshfgPFRfkM/s72-c/Sekolahnya+Manusia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-982454254977481365.post-7994598684193827304</id><published>2009-04-28T01:30:00.000-07:00</published><updated>2009-04-28T01:52:28.841-07:00</updated><title type='text'>Nukilan buku The Tar Man: Penjahat dari Masa Silam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/Sfa_yqfVJSI/AAAAAAAAACo/TqrIsQ00Vqo/s1600-h/Tar+man+final.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 127px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/Sfa_yqfVJSI/AAAAAAAAACo/TqrIsQ00Vqo/s200/Tar+man+final.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329658086159623458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bab 1: Oxford Street&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tar Man selalu menjadi orang pertama yang mendengar segala sesuatu yang telah terjadi.  Tetapi, di sini, di mana pun dia sedang berada sekarang, dia sendirian dan tidak memahami apapun.  Tiba-tiba terpikir olehnya bahwa perjalanannya di sini telah melucutinya dari segalanya—kecuali dirinya.  Secara refleks, dia meraba bekas luka akibat tali gantungan yang mengiris lehernya lama berselang.  Yang kubutuhkan adalah, pikirnya, sebuah tempat persembunyian.  Dan seorang pemandu untuk menjelajahi dunia baru ini ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tar Man tahu betul dimana dia berada, namun dia tetap tersesat.  Jalan-jalannya masih sama, tetapi semua yang ada disana berbeda ... Tempat ini tampak seperti London, namun London yang ini dipenuhi hiruk pikuk kereta yang bergerak sendiri dengan kecepatan tinggi.  Bunyi-bunyian, bau-bauan, dan pemandangan di kota yang akrab sekaligus asing baginya ini mengobrak-abrik pancaindranya. Dia berharap mesin ajaib itu akan membawanya ke sebuah negeri indah dengan jalan-jalan yang berpagar emas.  Bukan ini ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekonyong-konyong, dia terhenyak saat mendengar langkah kaki di belakangnya.  Kemudian, seberkas cahaya senter menerangi bekas luka dalam yang membelah dagu biru kehitamannya dan memanjang dari rahang hingga keningnya.  Dia langsung membalikkan badan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berhenti! Polisi!” seseorang berseru.&lt;br /&gt;Alih-alih menjawab, Tar Man mengentakkan kakinya ke tubuh kuda yang dia curi, dua jam sebelumnya, dari seorang polisi berkuda di Hampstead Heath.  Tanpa membuang waktu, kuda dan penunggangnya melompati si tunawisma dan anjignya, lalu melesat menerjang keramaian kota.  Gonggongan anjing di belakangnya menghilang di tengah hiruk pikuk jalan tersibuk di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tar Man, penjahat dari masa silam abad 18 yang tak punya rasa takut itu, akhirnya merasakan ketegangan luar biasa ketika menginjakkan kaki di abad 21! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tar Man, buku kedua Gideon Trilogy, setelah Gideon the Cutpurse: cerita tentang dua anak bernama Peter dan Kate yang terlempar ke abad 18.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bab 3: &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Anjali, ketika Tar Man memberi pelajaran kepada geng  pemuda berandal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa lagi yang kau tunggu?” seru si pemimpin geng.  “Lihat dia! Jangan sampai kalah dari tua bangka itu!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tar Man mengangkat alis. Alih-alih tersulut oleh hinaan itu, dia justru menguap dengan gaya berlebihan dan mengetuk-ngetukkan kaki.  Tindakan ini cukup untuk memancing reaksi dari lawannya, yang langsung menubruknya.  Dengan satu gerakan tangan lihai, Tar Man menepiskan pisau lawan dan menendang benda itu hingga terlempar jauh di luar jangkauannya.  Lalu Tar Man menyambar lengan pemuda itu dan memuntirnya ke balik punggung, sementara sikunya dengan sigap menarik leher si pemuda berambut hitam ke belakang. Pemuda itu melolong kesakitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lepaskan gadis itu,” Tar Man memerintah dengan tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Gantung sendiri dirimu!” jawab si pemimpin geng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mata memancarkan kemarahan, Tar Man menoleh ke arahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kau memang memuakkan.  Lepaskan dia sekarang juga kalau kau tidak ingin aku mematahkan leher temanmu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jangan sok lucu! Memangnya kau pikir siapa dirimu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seseorang yang punya urusan lebih penting daripada merepotkan diri dengan bajingan sepertimu.  Aku menunggu ...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika tidak mendapat tanggapan, Tar Man tiba-tiba mengangkat tubuh di pemuda berambut hitam hingga setinggi dada. Kedua kaki si pemuda yang berbalut sepatu olah raga menendang-nendang mengibakan di atas lantai.   Gemetar menahan upayanya, Tar Man perlahan-lahan meremas tanpa sedikit pun melepaskan cengkeraman kuatnya.  Sekarang kaki si pemuda menggantung kaku, dan seditik kemudian, bunyi KRAK! yang nyaring menggema di lorong.  Tar Man mengembuskan nafasnya yang telah tertahan selama beberapa waktu dan menjatuhkan tubuh kaku si pemuda ke lantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapa selanjutnya?” tanyanya dengan suara lembut bernada rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si gadis menjerit nyaring dan menutupi wajahnya dengan kedua tangannya.  Ketiga pemuda yang lain berdiri terpaku dengan mulut ternganga. Tar Man melompati tubuh si pemuda dan berjalan menghampiri ketiga temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si pemimpin geng, pucat pasi, menoleh ke arah si gadis dan mendesis, “Ini belum berakhir ...” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga pemuda itu berlari pontang-panting keluar dari lorong tanpa sekali pun menengok ke belakang. (hal. 101-102)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tar Man, penjahat dari masa silam abad 18 yang tak punya rasa takut itu, memperlihatkan kekuatannya, meskipun sebenarnya dia memerlukan seorang pemandu di di London abad 21 yang sangat asing baginya! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tar Man, buku kedua Gideon Trilogy: cerita tentang penjelajahan ke masa lalu Peter dan Kate, serta perjalanan ke masa depan yang dialami Tar Man.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bab 6: Vega Riazza, ketika Peter bersedih dan gembira secara bersamaan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau saya boleh bertanya, Sir, apakah yang telah terjadi?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peter memandang Hannah, “Ayahku dan Mistress Kate datang dari masa depan untuk mencariku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh, master Peter! Ucapan selamat yang paling tulus dari saya, Sir! Mimpi Anda akhirnya menjadi kenyataan!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peter memandang Hannah dan mengangguk.  Hannah memikirkan mengapa Peter tidak kelihatan senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya, ini memang berita luar biasa bukan?” kata Peter. “Setelah bertahun-tahun berlalu  ...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kapankah Anda akan pergi, Sir?” Apakah Anda sudah mengabari Mr. Seymour?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku tidak akan pergi, Hannah.  Sudah terlambat.  Mereka datang untuk mencari seorang anak laki-laki berumur 12 tahun, bukan seorang pria dewasa yang telah menjalani kehidupan di masa yang lain ...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seorang anak laki-laki berumur 12 tahun? Saya tidak mengerti ...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku juga tidak mengerti.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tapi, Anda sudah menunggu seumur hidup Anda untuk diselamatkan!” sembur Hannah. “Anda tentu akan menikah dan punya anak jika Anda tidak mempersiapkan diri untuk kejadian seperti ini!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku tahu ... aku tahu ...” kata Peter dengan murung. “Tapi setelah mereka berada di sini, ternyata keadaannya berbeda.  Seorang ayah datang mencari anaknya. Kate datang untuk mencari teman masa kecilnya.  Mereka terlambat dua puluh sembilan tahun.  Pencarian mereka belum berakhir.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/982454254977481365-7994598684193827304?l=kilasanbukumizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/feeds/7994598684193827304/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/04/nukilan-buku-tar-man-penjahat-dari-masa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/7994598684193827304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/7994598684193827304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/04/nukilan-buku-tar-man-penjahat-dari-masa.html' title='Nukilan buku The Tar Man: Penjahat dari Masa Silam'/><author><name>rostita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07118080281115529555</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguRQ5sAYMI/AAAAAAAAADE/Vk6gFME9ww4/S220/di+kantor.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/Sfa_yqfVJSI/AAAAAAAAACo/TqrIsQ00Vqo/s72-c/Tar+man+final.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-982454254977481365.post-6000165934645682328</id><published>2009-04-28T01:18:00.000-07:00</published><updated>2009-04-28T01:23:26.766-07:00</updated><title type='text'>Review Buku:  Samurai Kazegatana, Pedang Angin</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/Sfa89T4m_DI/AAAAAAAAACg/Z2xL0lPeswk/s1600-h/cvrKazegatana+ok.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 127px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/Sfa89T4m_DI/AAAAAAAAACg/Z2xL0lPeswk/s200/cvrKazegatana+ok.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329654970535312434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Prolog&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ayo kita perang-perangan!” ajak Akazawa dengan bersemangat.  Sebagai anak tertua di antara mereka bertiga, dialah yang biasanya menentukan permainan.&lt;br /&gt;“Ayo! Ayo!” Hanmaru dan Tsubane menyahut hampir bersamaan.&lt;br /&gt;Akazawa segera mengambil dua ranting pohon yang cukup panjang untuk dijadikan pedang, lalu menyerahkan salah satunya kepada Hanmaru.  Kemudian mereka berdua mulai saling menyerang dan mengejar, sementara Tsubane terus menyoraki keduanya dengan gembira.&lt;br /&gt;“Tunggu!” seru ayah Akazawa menghentikan mereka.  Diambilnya kedua ranting itu dari tangan anak-anak. “Jangan menggunakan ranting, kalian bisa terluka nanti.”&lt;br /&gt;“Tapi kami mau main perang-perangan.  Kami perlu kedua pedang itu,” kata Akazawa, memelas.&lt;br /&gt;“Bukankah ada pedang yang lebih bagus dan lebih hebat daripada ranting ini? Mengapa kalian tidakmenggunakan itu saja?”&lt;br /&gt;“Pedang apa?” tanya ketiga anak itu penasaran.&lt;br /&gt;“Kategatana,” jawab sang ayah.&lt;br /&gt;“Apa itu Kazegatana?”&lt;br /&gt;“Kazegatana adalah pedang yang terbuat dari angin.  Ia menebas tanpa suara dan membelah tanpa wujud, lalu menghilang seolah tak pernah ada.”&lt;br /&gt;“Hebat! Dimana pedang itu?” tanya Akazawa.  Matanya berninar-binar kagum.&lt;br /&gt;“Mudah saja.  Kau hanya perlu mengepalkan tangan kananmnu ke udara.  Kalau kau membayangkannya dengan sunguh-sungguh, perlahan-lahan Kazegatana pasti akan muncul di tanganmu.”&lt;br /&gt;Akazawa segera mengepalkan tangan dan mengangkatnya ke udara.  Setelah beberapa saat, ia berseru gembira.&lt;br /&gt;“Lihat! Aku punya Kazegatana!”&lt;br /&gt;“Hebat! Hebat!” Hanmaru dan Tsubane melompat-lompat kegirangan di sampingnya.&lt;br /&gt;Keinginan untuk bermain perang-perangan telah hilang, kini ketiga anak itu hanya berlari berputar-putar, dipimpin Akazawa dengan Kazegatana.  Mereka terus berlari gembira sambil mengulang-ulang kata-kata sang ayah dalam nyanyian dengan irama yang mereka ciptakan sendiri:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kazegatana Kazegatana&lt;br /&gt;Menebas tanpa suara&lt;br /&gt;Membelah tanpa wujud&lt;br /&gt;Lalu menghilang, seolah tak pernah ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelak, setelah menjadi seorang pemuda dewasa, Akazawa bersama sahabat-sahabatnya membentuk kelompok rahasia Kazegatana—Pedang  Angin—untuk menumpas gerombolan perampok Chigatana yang menimbulkan keonaran di Jepang pada masa feodal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa feodal, perang sering berkecamuk diantara para daimyou yang berebut kekuasaan dan wilayah. Banyak kelompok yang memanfaatkan kemelut itu untuk menindas rakyat dan mengeruk keuntungan salah satnya adalah gerombolan perampok Chigatana, yang merampok saudagar-saudagar yang bepergian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketakutan itu dirasakan oleh Akazawa, yang sudah menjadi kepala keluarga di usia 21 tahun.  Betapa tidak, sehari setelah terjadi perampokan terhadap barang dagangan Takajima yang menewaskan seluruh pengawalnya, Ia harus mengirimkan barang dagangan dan itu berarti Akazawa harus mengutus Hanmaru—adiknya dan Gorou—seorang mantan samurai yang mengabdi pada keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tsubane—adik perempuan Akazawa—yang juga sangat khawatir akan keselamatan Hanmaru, kakaknya, hanya bisa berkata dengan sedih:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hanmaru, kalau situasinya jadi terlalu berbahaya tolong larilah! Aku yakin, Kakak tak akan menyalahkanmu kalau barang-barangnya dirampok asalkan kau selamat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Akazawa berniat membatalkan rencana pengiriman barang dagangan itu, dan mendiskusikan keputusannya itu dengan Gorou.  Dengan berkaca-kaca, Gorou menjawab:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maafkan kelancangan saya, Tuan Akazawa, tapi saya mohon agar Anda tidak menyangsikan kemampuan saya.  Jika Tuan menginginkannya, saya akan masuk ke gua itu dan menghabisi semua beruang yang ada di dalamnya!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun dia pernah menjadi samurai, dan sepertinya hingga saat ini dia masih tetap memilih jalan hidup samurai yang mengutamakan kehormatan dan kesetiaan.  KEHORMATAN dan KESETIAAN.  Dengan dua hal ini, Gorou akan menjalankan semua perintah  meski harus mengorbankan nyawa.  Namun di sisi lain, karena dua hal itu pula, rasa sakit yang diderita akan semakin besar apabila dirinya sampai diragukan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadikah pengiriman barang dagangan dilakukan?  &lt;br /&gt;Hmm ... deg deg-an ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski beresiko besar, pengiriman barang dagangan tetap dilakukan.  Di Lembah Togoruchi, tempat para perampok biasanya beraksi, rombongan tersebut dihadang perampok, dan jatuh korban. Beruntung, Hanmaru yang terluka parah diselamatkan oleh seseorang yang misterius. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perampokan terhadap pengiriman barang dagangan itu adalah yang keempat, dan menelan banyak korban.  Akhirnya, atas persetujuan penguasa, dibentuk pasukan khusus untuk menumpas kelompok perampok Chigatana.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata pasukan berkekuatan 30 orang yang pertama kali dikirim menumpas kawanan perampok pulang dengan membawa kekalahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Empat hari kemudian, pada tengah malam, Akazawa yang sebelumnya telah berpikir keras untuk menghentikan aksi Chigatana, memanggil adiknya dan mengutarakan maksud pertemuan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku akan mengumpulkan beberapa orang untuk menghadapi perampok.  Tapi hanya orang-orang dengan kemampuan tinggi dalam menggunakan pedang, bukan orang-orang lemah yang hanya mencari ketenaran.  Bahkan yang kucari adalah mereka yang bersedia bertarung memperaruhkan nyawa tanpa diketahui siapapun.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tsubane, gadis bungsu di keluarga, ikut juga dalam misi itu.  Selanjutnya, mereka mulai mencari anggota tim rahasia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi Hanmaru bertemu dengan pria yang telah menyelamatkan dirinya.  Satoru un direkrut menjadi anggota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok rahasia pun terbentuk dan diberi nama Kazegatana—nyanyian masa kecil tiga bersaudara Akazawa, Hanmaru dan Tsubane.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kazegatana Kazegatana&lt;br /&gt;Menebas tanpa suara&lt;br /&gt;Membelah tanpa wujud&lt;br /&gt;Lalu menghilang, seolah tak pernah ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Akazawa yang membentuk pasukan rahasia, yang lain membuat kelompok dengan cara terbuka dan menempel pengumuman di tempat-tempat umum.  Hanmaru sempat melihat-lihat tentang hal itu dan berjumpa dengan seorang pengawal sewaan yang bersamanya dalam peristiwa perampokan.  Dia—bernama Hironobu—termasuk  yang selamat dalam insiden tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Anda bermaksud bergabung dengan pasukan itu?” tanya Hanmaru.&lt;br /&gt;“Tidak.” Jawab Hanmaru singkat.&lt;br /&gt;“Mengapa, bukankah imbalan yang ditawarkan besar? Apa yang mencegah Anda?”&lt;br /&gt;“Karena aku tidak ingin pergi mencari pertarungan.”&lt;br /&gt;“Apa maksud Anda? Bukankah dengan belajar ilmu pedang, Anda sudah mencari pertarungan?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya perbincangan itu menarik hati Hanmaru yang segera menawari Hironobu ikut pasukan rahasia.  Teman masa kecil Gorou itu hanya menjawab:&lt;br /&gt;“Pedang adalah benda yang sangat berbahaya, Hanmaru.  Jangan pernah menariknya keluar dari sarung jika kau tidak sungguh-sungguh memerlukannya,” balas Hinorobu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah pesan yang sulit dimengerti, termasuk oleh Hanmaru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya penolakan Hinorobu tidak berlangsung lama.  Ia akhirnya setuju bergabung dengan Kazegatana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--- &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Hanmaru, Satoru dan Hinorobu, seorang anggota lain bergabung.  Dia adalah orang penting bernama Shinosuke yang pernah memimpin pasukan menumpas Chigatana tapi lolos dari maut.  Seperti Hanmaru, Shinnosuke punya dendam pribadi kepada pemimpin Chigatana.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuatan pun telah terkumpul. 4 anggota berkempauan pedang luar biasa.  Sebelum menentukan langkah yang harus dilakukan, mereka melakukan pengintaian dan mengumpulkan banyak informasi tentang kelompok Chigatana.  Usaha kelompok Kazegatana tidak sia-sia.  Mereka mendapatkan bukti lebih dari cukup tentang  dalang kelompok perampok haus darah itu.  Itulah yang akhirnya mempertemukan Kazegatana dengan pemimpin-pemimpin kunci Chigatana. Tapi, BUKAN di lembah Togoruchi tempat sang perampok biasanya beraksi.  Wah, misterius ya?&lt;br /&gt;Memang begitulah adanya! Kelompok Kazegatana tidak hanya mengandalkan pedang dalam menjalankan aksi mereka.  Akazawa—sang pemimpin justru membuat strategi-strategi yang mengejutkan.  Membuat siapapun yang membaca buku ini akan merasakan jantung terus berdebar-debar dan penasaran.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti novel bertema sejenis, hal yang menjadi daya tarik buku ini adalah pertarungan jago-jago pedang.  Diantara sekian banyak adegan pertarugan seru, berikut salah satunya.  (hal. 211)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi seperti yang diperhitungkan Satoru, orang yang menjadi lawan Shinnosuke memiliki kemampuan melebihi perampok lain.  Tanpa memberi lawan kesempatan untuk mengambil napas, Shinnosuke terus mengejar.  Namun puluhan serangannya berakhir sia-sia.  Mungkin karena dia terlalu meremehkan lawan.  Maka Shinnosuke segera mengubah taktik.  Pada serangan berikut,  tepat ketika Saburou masuk dalam jangkauan tangannya, mendadak dia melompat ke samping untuk mengecoh lawan, lalu dengan cepat meluncurkan kedua pedang pendek yang tesilang ke leher Saburou.  Serangan itu gagal karena si perampok gesit berbalik untuk  menahannya.  Namun setidaknya Shinnosuke berhasil menjepit pedang lawan, dan menyingkirkannya ke samping.  Dia kemudian menendang perut Saburou begitu keras hingga terempas menghantam sebuah pohon.  Terbutakan oleh nafsu membunuhnya, Shinnosuke kembali menerjang dengan salah satu pedangnya mengarah kepada lawan yang tak dapat mundur lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun tebasannya hanya mengenai pohon, karena Saburou merunduk dan segera menjauh.  Shinnosuke tak mampu melepaskan pedangnya yang tertancap cukup dalam, dan terpaksa meninggalkannya ketika lawan datang dengan serangan ganas.  Membalas setiap ayunan pedang Shinnosuke, perampok mendesak cepat sehingga perlahan-lahan dia mulai terdesak ke pepohonan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba Shinnosuke terpeleset, dan dengan hilangnya pijakan dan keseimbangan, pertahanannya hancur berantakan.  Saburou tak menyia-nyiakan kesempatan itu dan segera mengayunkan pedang dari atas, tetapi diam-diam Shinnosuke tersenyum karena tipuannya berhasil. Dengan cepat dia menghindar dan mendorong pedang lawan ke samping, memutar, dan akhirnya melemparnya kembali ke atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pertahanan yang terbuka lebar, wajah Saburou menjadi pucat oleh rasa panik, seolah telah memastikan kematiannya sendiri.  Sewaktu Shinnosuke kemudian menebas, dalam segala keputusasaan, perampok yang tak berdaya itu menjatuhkan pedang dan menahan serangan penghabisan hanya dengan kedua tangan. Namun, tepat pada saat itu ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana akhir pertarungan anggota Kazegatana melawan anggota perampok Chigatana tersebut?  Selengkapnya ada di buku Samurai Kazegatana, Pedang Angin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--- &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah cerita tentang kematian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di akhir review buku Samurai Kazegatana, ada sebuah cerita tentang kematian.&lt;br /&gt;Falsafah kematian ini diutarakan seorang mantan samurai, Gorou, ketika ia melihat majikannya, Hanmaru mengamati bunga-bunga yang gugur. Gorou berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Manusia dan bunga itu serupa; takdir telah menentukan bahwa  manusia juga pasti akan mati, seperti bunga-bunga itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Itu memang benar, tapi ada perbedaannya, yaitu cara kita menemui kematian”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bunga-bunga itu akan gugur bukan karena rapuh ataupun lemah, melainkan karena mereka telah selesai melakukan apa yang haruis mereka lakukan.  Lihatlah! Mereka gugur dengan cara yang paling indah! Itu karena tidak ada penyesalan yang mereka rasakan.  Begitu pula dengan kita Hanmaru—bila mati telah menyelesaikan apa yang harus kita lakukan, mengapa perlu menyesal?”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/982454254977481365-6000165934645682328?l=kilasanbukumizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/feeds/6000165934645682328/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/04/review-buku-samurai-kazegatana-pedang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/6000165934645682328'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/6000165934645682328'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/04/review-buku-samurai-kazegatana-pedang.html' title='Review Buku:  Samurai Kazegatana, Pedang Angin'/><author><name>rostita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07118080281115529555</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguRQ5sAYMI/AAAAAAAAADE/Vk6gFME9ww4/S220/di+kantor.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/Sfa89T4m_DI/AAAAAAAAACg/Z2xL0lPeswk/s72-c/cvrKazegatana+ok.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-982454254977481365.post-6723685341998275416</id><published>2009-04-27T02:57:00.000-07:00</published><updated>2009-04-28T01:25:22.663-07:00</updated><title type='text'>Review Buku: Ngapain Kerja Kalau Terpaksa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SfWCcL9RmwI/AAAAAAAAACY/aKAte9Lz-CM/s1600-h/ngapainkerja.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 134px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SfWCcL9RmwI/AAAAAAAAACY/aKAte9Lz-CM/s200/ngapainkerja.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329309154820594434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Konon, semakin sering kita mengucapkan kata yang mengandung arti positif, otak akan bereaksi dan membuat perasaan kita menjadi lebih baik.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi mulailah mengatakan hal-hal positif tentang pekerjaan Anda. Misalnya, senang, semangat, dan mulailah mengatakan Monday, Here I Come! Bukan Thank God it’s Friday! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda merasakah perbedaan perasaan yang besar antara menghadapi akhir minggu dan hari kerja? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rivalino memberikan Kiat Melawan Perasaan Negatif yang saat Menghadapi Senin Pagi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Hari Jumat: &lt;br /&gt;Bersihkan meja kerja sebelum pulang kantor.  Pemandangan bersih dan rapi pada Senin pagi akan membawa perasaan positif dan mempermudah Anda menata pikiran begitu masuk ke ruangan kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulislah beberapa hal besar yang akan Anda lakukan minggu depan (Senin hingga Jum’at), misalnya:&lt;br /&gt;Senin: bertemu dengan pemasok;&lt;br /&gt;Selasa: briefing peluncuran produk&lt;br /&gt;Rabu: mencari data tahun lalu&lt;br /&gt;Anda bisa menuliskannya pada organizer atau ponsel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Hari Minggu:&lt;br /&gt;Lakukan sesuatu yang berhubungan dengan kebutuhan keesokan harinya.  Menyiapkan pakaian atau camilan, boleh saja. Jangan lupa jua cek ulang rencana kerja yang telah disiapkan pada Hari Jum’at. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah bukan?  Tetapi hal-hal kecil ini, benar-benar membantu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah cerita menarik yang ditulis Rivalino Shaffar dalam buku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Cerita tentang seorang penjual nasi rames.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Seorang bapak tua setiap pagi menjual nasi rames di sebuah pasar.  Dan menjelang siang, biasanya nasi rames selalu habis terjual.  Pembelinya berasal dari berbagai golongan: tukang sayur, sopir angkot, satpam, anak sekolah, pegawai, ibu rumah tangga dan sebagainya.&lt;br /&gt;Suatu pagi seorang ibu ingin memborong semua nasi rames tersebut.&lt;br /&gt;“Pak, saya borong semua nasi ramesnya,” kata si Ibu bersemangat.&lt;br /&gt;“Maaf, Bu,” sahut Pak Tua, “saya tidak bisa menjual semua nasi rames ini kepada Ibu,” lanjutnya.&lt;br /&gt;Ibu itu terkejut, “Lho kenapa? Bukankah tugas Bapak hari ini menjadi lebih cepat selesai?”&lt;br /&gt;”Maaf, Bu,” jawab Pak Tua, ”di pasar ini, banyak orang yang membutuhkan nasi rames ini.  Kalau ibu beli semua, nanti mereka akan kesusahan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasi rames, fasilitasi, laporan, desain, informasi, atau apa pun hasil pekerjaan Anda, pasti selalu ada pihak di ujung sana yang menerimanya.  Orang-orang tersebut membutuhkan hasil terbaik dari yang bisa Anda berikan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Tua penjual nasi rames tadi bisa saja memilih pulang cepat jika jualannya jadi diborong.  Tetapi dia memilih tidak mengecewakan orang-orang yang mengharapkan nasi ramesnya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa pesan dari cerita tadi?  Saya yakin tentu Anda memahami apa yang ingin disampaikan sang penulis lewat cerita di atas.  Itulah semangat seorang yang bekerja dengan tanggung jawab sambil menikmati dan menghormati tanggung jawab itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda akan tetap mengerjakan apa yang sekarang Anda kerjakan setiap hari jika Anda diberi uang satu miliar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Wah, tinggal di rumah saja ngurus anak.”&lt;br /&gt;”Nongkrong dengan teman-teman saja.”&lt;br /&gt;”Buat apa kerja lagi? I wanna di what I love!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sebuah penelitian tentang hal menemukan ada kelompok orang yang menjawab, ”Saya akan tetap mengerjakan apa yang saya kerjakan sekarang” tanpa kata “tetapi” atau embel-embel lain.  Mereka adalah  pekerja yang:&lt;br /&gt;• Meyakini apa yang mereka lakukan.  Mereka tahu siapa yang akan merasakan manfaat dari pekerjaan mereka.&lt;br /&gt;• Menikmati hubungan dengan semua atau sebagian besar orang yagn berinteraksi dengannya; memiliki hubungan sebagai teman atasan, pelanggan, bawahan, ataupun mitra.&lt;br /&gt;• Memilih pekerjaan yang mereka senangi, nikmati.&lt;br /&gt;• Mengontrol tingkat stres mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya mereka akan tetap mengerjakan apa yang mereka kerjakan, titik.&lt;br /&gt;Bagaimana dengan Anda, sependapat dengan kelompok orang ini atau ...?  &lt;br /&gt;Kalau sudah membaca buku Ngapain Kerja Kalau Terpaksa, insya Allah  Anda akan termasuk kelompok orang yang akan bekerja meskipun uang 1 milyar dollar di tangan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;Apakah Anda sering memikirkan hal ini:&lt;br /&gt;Mengapa tidak mencari pekerjaan atau perusahaan baru?  Apa yang membuat saya tetap bertahan dan bekerja di perusahaan ini? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba simak kisah dalam buku Npapain Kerja Kalau Terpaksa  berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Nun jauh disana, ada sebuah kota yang memiliki sebuah hypermarket yang luar biasa lengkap.  Bahkan, hypermarket ini menyediakan semua impian setiap orang yang datang dengan gratis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda masuk, dan melihat tulisan ”Karena Kami Menyediakan Segala Kebutuhan Anda, Kami Harap Anda Langsung Menemui Staf Kcostumer Service Kami untuk Memenuhi Kebutuhan Anda.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Anda berjalan ke meja customer service dan berkata, ”Saya bosan dengan kehidupan saya.  Saya ingin rumah baru dan lingkungan baru.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Customer service menjawab, ”Baik akan kami sediakan untuk Anda”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Atasan saya menyebalkan, saya minta yang baru yang lebih jelas memberikan arahan dan lebih menghormati saya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Baik akan kami sediakan.” kata customer service itu lagi.&lt;br /&gt;”Saya minta promosi dan kenaikan gaji.”&lt;br /&gt;”Baik. Ada lagi?”&lt;br /&gt;”Saya ingin liburan ke Karibia yang pemandangannya indah dan orangnya ramah-ramah yang akan membuat saya bahagia.”&lt;br /&gt;”Maaf kami tidak memilikinya.” jawab customer service.&lt;br /&gt;“Tidak ada?”&lt;br /&gt;“Kami bisa  memberi Anda liburan ke manapun, tetapi kami tidak bisa menyediakan KEBAHAGIAAN untuk Anda. Kami hanya menyediakan fasilitas materi yang dunia tawarkan, bukan perasaan.  Perasaan bahagia tidak diproduksi oleh pabrik manapun kecuali hati Anda.  Anda tidak bisa mendapatkan kebahagiaan dari manapun kecuali Anda menciptakannya sendiri.”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jelas sekali kan? Jangan kerja karena terpaksa.  Jangan bekerja karena untuk mencari sesuap nasi.  Jangan bekerja karena untuk mencari kebahagiaan, karena kebahagiaan itu harus Anda ciptakan sendiri. Buku Npapain Kerja Kalau Terpaksa  menjawab hal-hal lain yang membuat Anda akan kembali  jatuh cinta kepada pekerjaan Anda, yang sudah Anda pilih sendiri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/982454254977481365-6723685341998275416?l=kilasanbukumizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/feeds/6723685341998275416/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/04/konon-semakin-sering-kita-mengucapkan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/6723685341998275416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/6723685341998275416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/04/konon-semakin-sering-kita-mengucapkan.html' title='Review Buku: Ngapain Kerja Kalau Terpaksa'/><author><name>rostita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07118080281115529555</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguRQ5sAYMI/AAAAAAAAADE/Vk6gFME9ww4/S220/di+kantor.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SfWCcL9RmwI/AAAAAAAAACY/aKAte9Lz-CM/s72-c/ngapainkerja.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-982454254977481365.post-3460173062250476224</id><published>2009-04-27T02:53:00.001-07:00</published><updated>2009-04-27T02:55:14.713-07:00</updated><title type='text'>Gajah Mada dan Ikan Impun</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SfWA5Y_mUYI/AAAAAAAAACQ/KSw2ampm9fI/s1600-h/perangbubat.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 127px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SfWA5Y_mUYI/AAAAAAAAACQ/KSw2ampm9fI/s200/perangbubat.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329307457512952194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa fakta baru tentang Gajah Mada, berdasarkan ‘temuan’ Aan Merdeka Permana, penulis buku Perang Bubat: Tragedi di Balik Kisah Cinta Gajah Mada dan Dyah Pitaloka.  Fakta ini berdasarkan sumber-sumber sastra lisan yang tersebar di berbagai daerah mulai dari Bandung selatan, Garut, Lawang Sumber di tepian Kota Surabaya, hingga ke Bubat di Trowulan, Kabupaten Mojokerto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gajah Mada bernama asli Ma Hong Foe, berdarah campuran Cina (ayah) dan Banten (ibu), mengembara dari Karangantu Banten, sampai ke ibukota Kerajaan Sunda, yaitu Kawali.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikenal terampil membuat ukiran dinding,  Ma Hong Foe dengan mudah masuk ke lingkungan istana Sunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena jati diri yang tidak jelas, orang Kawali menyebutnya Ramada. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkenalan dengan Putri Dyah Pitaloka di lingkungan istana dan menaruh hati kepada putri Prabu Lingga Buana itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menarik, penulis mendeskripsikan salah satu keakraban Gajah Mada dan Dyah Pitaloka ketika bersama di tepi bale kambang:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Macam-macam sekali perilaku ikan-ikan itu, Kakang,”&lt;br /&gt;“Benar sekali, Nyimas,” &lt;br /&gt;“Ada yang berani tanpa perhitungan, ada juga yang penuh ragu sehingga tak menghasilkan apa-apa.  Namun yang lebih parah lagi, ada ikan yang sedikit pun tidak memiliki kemauan untuk berjuang.  Apakah ikan seperti ini memang benar tak punya kemauan atau cita-cita sama sekali, Kakang?”&lt;br /&gt;“Tidakkah Nyimas lihat betapa sebetulnya di tengah kolam ini tidak seluruhnya berupa ikan mas? Banyak ikan bernasib seperti itu. Mereka tidak segagah dan seberharga ikan mas, Nyimas.”&lt;br /&gt;“Bisakah ikan impun memiliki cita-cita besar menyerupai ikan mas?”&lt;br /&gt;“Mungkin bisa dan bahkan melampauinya. Namun orang tetap akan mengatakan kalau ikan mas tetap ikan mas dan ikan impun tetap ikan impun,” jawab Ramada sedikit berkeluh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya, dialog mereka sampai ke telinga Prabu Lingga Buana, yang akhirnya menjauhkan Dyah Pitaloka dari Ramada.  Pada satu kesempatan, Prabu Lingga Buana mendekati Ramada dan berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nyimas bertanya padaku perihal jenis-jenis ikan.  Dia bertanya apakah betul ikan banyak jenisnya.  Maka aku jawab, memang betul. Ada ikan bagus yang mendapat kehormatan tinggi, namun ada pula ikan biasa-biasa saja yang dianggap angin lalu. Apakah ikan di taman keraton semuanya punya harkat sama? Maka aku jawab tidak.  Hanya ikan-ikan bagus seperti ikan mas yang dihargai, sementara ikan jenis impun, orang tak pernah menghargainya. Para ikan hanya berkumpul dengan sesamanya.  Tak pernah terlihat ikan impun berani bergabung dengan kelompok ikan mas. Ikan mas adalah ikan mas dan ikan impun tetap ikan impun.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengerti akan teguran halus dari Prabu Lingga Buana, bahwa ia tidak patut berdekatan dengan seorang putri Raja, Ramada meninggalkan Kerajaan Sunda, dan menuju kerajaan kuat lainnya di Jawa. Majapahit adalah tujuannya.  Di tempat baru, Ramada yang selama perjalanan terus mencari ilmu pemerintahan dan bela diri, tak lagi dipandang sebelah mata.  Ia menjadi Patih yang paling penting, seorang Maha Patih,  dan dikenal dengan sumpah Amukti Palapa—sebuah sumpah untuk mempersatukan nusantara di bawah Majapahit, yang terganjal oleh keinginan Raja Hayam Wuruk karena ingin mempersunting Putri Dyah Pitaloka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasih tak sampai, dan pengkhianatan dari seorang rekan, membuat Gajah Mada tenggelam dalam kesedihan.  Bagaimana dengan kisah Perang Bubat sendiri?  Aan Merdeka Permana punya teori sendiri tentang hal ini, dalam buku: Perang Bubat: Tragedi di Balik Kisah Cinta Gajah Mada dan Dyah Pitaloka.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/982454254977481365-3460173062250476224?l=kilasanbukumizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/feeds/3460173062250476224/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/04/gajah-mada-dan-ikan-impun.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/3460173062250476224'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/3460173062250476224'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/04/gajah-mada-dan-ikan-impun.html' title='Gajah Mada dan Ikan Impun'/><author><name>rostita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07118080281115529555</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguRQ5sAYMI/AAAAAAAAADE/Vk6gFME9ww4/S220/di+kantor.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SfWA5Y_mUYI/AAAAAAAAACQ/KSw2ampm9fI/s72-c/perangbubat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-982454254977481365.post-8015179441640039734</id><published>2009-04-27T02:46:00.000-07:00</published><updated>2009-04-27T02:52:22.463-07:00</updated><title type='text'>Yang seru, lucu dan bijak dalam Gideon the Cutpurse</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SfV_v-2bw5I/AAAAAAAAACI/xBXoHqE52wo/s1600-h/cvrGideon+The+Cutpurse+final+T.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 126px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SfV_v-2bw5I/AAAAAAAAACI/xBXoHqE52wo/s200/cvrGideon+The+Cutpurse+final+T.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329306196364739474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hampir Kembali ke Abad 21&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa yang kau—“ Peter seketika terdiam. “Oh tidak,” serunya, “lihatlah Kate!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gideon membalikkan badan dan mereka berdua menyaksikan tubuh Kate memudar di hadapan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Cepat,” kata Gideon. “Mari kita duduk di depannya agar orang-orang di rumah tidak bisa melihatnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peter dan Gideon duduk bersila di dekat sisa tubuh Kate, menutupinya dari  pandangan orang-orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kate!” kata Peter dengan nada mendesak. “Kembalilah!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama beberapa menit mereka menyaksikan sosok transparan Kate berpendar, spektrum kuning di bawah sinar matahari yang terik. Peter dapat melihat kuntum-kuntum bunga daisy di balik tubuhnya.  Tiba-tiba Kate bergerak, dan meskipun tubuhnya masih transparan, Kate menumpukan bobot tubuhnya ke siku.  Mata Kate terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kate,” seru Peter, “jangan tinggalkan aku sendirian di sini!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sekonyong-konyong, Kate kembali, utuh, seperti semula.  Dia duduk tegak dan berkata: “Aku memudar kan?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peter mengangguk.  Wajah Gideon pucat pasi, namun dia berhasil mengatakan: “Bagaimana keadaanmu Mistress Kate?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku berada di sekolah,” Kate terisak-isak. “Aku sedang berbaring di antara gawang dan lapangan sepak bola.  Tiga orang pria berlari secepat mungkin ke arahku.  Dua di antara mereka mengenakan seragam polisi.  Mereka bisa melihatku, aku tahu itu.  Aku tentu terlihat seperti hantu di mata mereka.  Aku menjerit-jerit memohon pertolongan kepada mereka. Oh, kenapa kau membangunkanku? Aku sudah pulang! Aku tidak ingin berada di sini! &lt;br /&gt;Aku hanya ingin pulang!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa sebenarnya yang terjadi dengan Kate? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena masuk ke sebuah mesin anti gravitasi, Kate bersama Peter, tidak sengaja terlempar ke abad 18, dan bertemu Gideon.  Peter dan Kate tentu saja ingin segera pulang kembali ke abad 21, tapi usaha mereka mendapat banyak rintangan. Entah kenapa, tubuh Kate dan Peter bisa memudar. Jika hal itu terjadi, mereka dapat menembus waktu menuju  abad 21, sebaliknya mereka akan kembali ke abad 18 jika ada seseorang yang menegur atau menyentuhnya ketika tubuh sedang memudar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhasilkan Peter dan Kate kembali ke masa depan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sebuah kesempatan diceritakan bahwa rombongan Kate dihadang perampok sedangkan  Peter dan Gideon terpisah. Peter lalu berkomentar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pada masa kami, jika ada serangan perampok, yang harus kita lakukan adalah memanggil 999, dan dalam hitungan menit, rombongan polisi bersenjata akan datang untuk menolong.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gideon—yang seumur hidupnya tidak pernah mengetahui tentang telepon dan polisi, sangat terkesan.  Tiba-tiba, Gideon menjerit nyaring, suaranya menggema di seluruh hamparan lembah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sembilan! Sembilan! Sembilan!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meledak tawa Peter.  Gideon yang selama sesaat tampak tersinggung mendorongnya ke rumput yang basah.   Meskipun Peter menjelaskan tentang telepon, usahanya itu tetap sia-sia.  Gideon hanya berkomentar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Cukup! Masa depan adalah negara asing bagiku.  Kecuali jika aku melihatnya dengan mata kepalaku sendiri, aku tidak akan memercayainya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bagian lain, dikisahkan Peter dan Kate harus berangkat ke London mengendarai kereta kuda.  Mereka diberitahu bahwa perjalanan tersebut penuh dengan bahaya.  Mr. Parson Ledbury membesarkan hati Peter dan Kate:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kita harus berlagak berani di hadapan perampok, pencoleng atau pun pencopet yang merintangi jalan kita.  Kita sudah punya cukup pantat untuk membentuk pasukan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peter dan Kate saling memandang dan tersenyum geli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pantat?” bisik Peter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa kau tidak tahu arti pantat? Seseorang yang tidak punya pantat, Sir, tidak akan sukses dalam kehidupan.  Pantat adalah keberanian. Dan aku berharap semua anggota kelompok kita menunjukkan pantat dalam perjalanan ini!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peter dan Kate terkikik  tanpa suara membayangkan kemampuan yang harus mereka tunjukkan dalam perjalanan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gideon the Cutpurse memang menampilkan hal-hal menarik yang tidak pernah kita bayangkan tentang London pada tahun 1763.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gideon menurunkan stockingnya, Peter melihat bekas luka yang menyerupai seuntai tali di betisnya. Peter menelan ludah, "Itu parah juga. Benar-benar parah.  Kau lebih berani daripada aku.  Aku pasti tidak akan bisa menahan sakitnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak, luka fisik bisa langsung disembuhkan.  Luka batinlah yang membutuhkan waktu lebih lama untuk disebuhkan." (Gideon the Cutpurse, hal. 219) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gideon the Cutpurse adalah buku remaja bergenre fiksi ilmiah. Menariknya, Linda Buckley-Archer, sang penulis, justru banyak menyisipkan pelajaran kearifan.  Tidak mengherankan jika Gideon the Cutpurse masuk daftar novel pilihan Bradford Boase Award: yaitu penghargaan untuk novel remaja paling menjanjikan karya seorang penulis pemula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Peter dan Kate sangat ketakutan karena menyadari mereka terdampar di tempat asing, Linda B. Archer menggambarkan pertemuan kedua anak dengan Gideon sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peter dan Kate berhenti saat tiba di sebuah hamparan tanah terbuka, tempat aroma sedap ikan trout bakar menyambut.  Seorang pria dengan rambut terkepang hingga punggung berbalik untuk menatap mereka.  Pria asing itu menghampiri Peter dan Kate, lalu membungkukkan badan dengan anggun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Namaku Gideon Seymour.  Kuharap aku akan dapat membantu kalian saat kalian berada dalam kesulitan.  Kebetulan aku telah memasakkan ikan trout kalian.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka bertiga duduk melingkari api yang masih menyala, senang karena akhirnya mendapatkan makanan untuk mengisi perut yang keroncongan.  Peter dan Kate berulang kali mencuri pandang ke arah Gideon.  Ada kesan terhormat dari dirinya yang menjadikan kedua anak itu malu.  Gideon mengunyah ikan troutnya dengan tenang dan saat menangkap tatapan penasaran Peter dia melontarkan senyuman kepadanya—senyuman hangat dan ramah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran kearifan lainnya adalah ketika Peter, Kate, dan rombongan keluarga Parson Ledbury tiba di sebuah penginapan.  Sekujur tubuh wanita pemilik penginapan dipenuhi bekas cacar mengerikan yang tampak menyerupai lekuk-lekuk kawah di bulan.  Hannah sebisa mungkin mengalihkan pandangan Jack, namun mata biru anak kecil itu tak henti-hentinya menatap kulit kasar wanita itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jangan marahi dia Mistress. Kalau saya mudah tersinggung, pasti saya tidak akan pernah keluar dari dapur.  Tidak banyak orang yang pernah terkena cacar separah ini dan tetap hidup untuk menceritakannya. Ibu saya kehilangan dua saudara laki-laki saya dan satu saudara perempuan saya secara bersamaan.  Kalau saya menyesali keadaan saya, dia selalu menasihati: ‘Lebih baik punya kulit mirip sarang lebah daripada terkubur di dalam tanah.’ Dan tentu saja dia benar.  Syukurilah kelebihan kalian, karena kalian tidak pernah tahu kapan hal itu akan terenggut dari kalian.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gideon the Cutpurse memang mengajak pembaca menjadi bagian dari petualangan kehidupan di abad 18 bersama Peter, Kate dan Gideon: si pencopet.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/982454254977481365-8015179441640039734?l=kilasanbukumizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/feeds/8015179441640039734/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/04/yang-seru-lucu-dan-bijak-dalam-gideon.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/8015179441640039734'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/8015179441640039734'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/04/yang-seru-lucu-dan-bijak-dalam-gideon.html' title='Yang seru, lucu dan bijak dalam Gideon the Cutpurse'/><author><name>rostita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07118080281115529555</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguRQ5sAYMI/AAAAAAAAADE/Vk6gFME9ww4/S220/di+kantor.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SfV_v-2bw5I/AAAAAAAAACI/xBXoHqE52wo/s72-c/cvrGideon+The+Cutpurse+final+T.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-982454254977481365.post-3996792115622052114</id><published>2009-04-27T02:40:00.000-07:00</published><updated>2009-04-27T02:44:07.824-07:00</updated><title type='text'>Rahasia Kaum Falasha</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SfV-LUqYPlI/AAAAAAAAACA/PzFASRUnlNQ/s1600-h/RAHASIAFALASHAFIX.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 126px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SfV-LUqYPlI/AAAAAAAAACA/PzFASRUnlNQ/s200/RAHASIAFALASHAFIX.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329304467052969554" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Rahasia Kaum Falasha*)&lt;br /&gt;Perburuan Filolog Muslim Indonesia di Bawah Bayang-Bayang Zionis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*)Kaum Falasha, adalah sebutan bagi anak cucu Menelik, putra Raja Sulaiman dan Ratu Saba.  Mereka berasal dari Ethiopia, berdarah Israel dan berkulit hitam.  Tetapi orang Israel tidak pernah mengakui mereka sebagai bangsa Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang mahasiswa Indonesia bernama Heri dikisahkan melakukan penelitian di Ethiopia guna mengupas filologi bangsa Afrika.  Dia tewas dibunuh setelah menemukan lembaran manuskrip-manuskrip kuno.  Indra—sahabatnya yang berprofesi sebagai pedagang barang antik lolos dari maut dan menyimpan isi manuskrip kuno itu dalam benaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manuskrip-manuskrip itu berisi catatan sejarah pertemuan Raja Sulaiman dan Ratu Saba, sedangkan lembar kelima manuskrip menjelaskan letak tabut suci dan harta peninggalan Sulaiman lewat pantun berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selebihnya dari riwayat tabut suci dan harta Salomo&lt;br /&gt;dengan segala keajaiban dan riwayatnya&lt;br /&gt;bukankah semua itu tertulis dalam kitab-kitab?&lt;br /&gt;Lamanya tabut itu berada di tempatnya&lt;br /&gt;Ialah selama kerajaan Tuhan berdiri&lt;br /&gt;Dan kerajaan Tuhan akan berdiri hingga akhir masa&lt;br /&gt;Menelik telah memindahkan harta dan tabut itu&lt;br /&gt;Dan ia menguburkannya di tempat yang seharusnya&lt;br /&gt;Di balik tangisan alam yang syahdu&lt;br /&gt;Dekat Bait Tuhan yang suci&lt;br /&gt;Di bawah sumber segala kehidupan&lt;br /&gt;Sesungguhnya tabut akan tetap berada&lt;br /&gt;Di tempat tahta para raja berada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petualangan dimulai ketika seorang dosen muda bernama Esa mendapatkan ‘paket’ dari Heri. Bersama Indra dan Nisa, Esa terjerembab dalam perburuan tabut suci sampai ke Ethiopia, dan harus berhadapan dengan Kelompok Knights of Zion yang mengincar tabut suci itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti petualangan Indiana Jones, Rahasia Kaum Falasha: Perburuan Filolog Muslim Indonesia di Bawah Bayang-Bayang Zionis dibumbui roman yang manis.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku pertama dari Trilogi The Battle for Solomon’s Treasure ini membuka fakta baru dan informasi sejarah harta karun Nabi Sulaiman.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/982454254977481365-3996792115622052114?l=kilasanbukumizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/feeds/3996792115622052114/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/04/rahasia-kaum-falasha.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/3996792115622052114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/3996792115622052114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/04/rahasia-kaum-falasha.html' title='Rahasia Kaum Falasha'/><author><name>rostita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07118080281115529555</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguRQ5sAYMI/AAAAAAAAADE/Vk6gFME9ww4/S220/di+kantor.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SfV-LUqYPlI/AAAAAAAAACA/PzFASRUnlNQ/s72-c/RAHASIAFALASHAFIX.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-982454254977481365.post-830545151402679653</id><published>2009-04-27T02:38:00.000-07:00</published><updated>2009-04-27T02:57:34.785-07:00</updated><title type='text'>Kalau Mau Bahagia Jangan Jadi Politisi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SfV9XJhrIAI/AAAAAAAAAB4/oLGK2s2EDTc/s1600-h/Kalau+Mau+Bahagia+Jangan+Jadi+Politisi.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 136px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SfV9XJhrIAI/AAAAAAAAAB4/oLGK2s2EDTc/s200/Kalau+Mau+Bahagia+Jangan+Jadi+Politisi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329303570710470658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Demokrasi kita adalah demokrasi yang berbiaya sangat tinggi.  Demokrasi yang seperti ini amat sangat berbahaya.  Demokrasi seperti ini sangat potensial melahirkan para politisi yang berparadigma bisnis.  Mungkin, diantara Anda ada yang mengatakan bahwa paradigma bisnis itu baik-baik saja.  Kalau Anda mengatakan demikian, saya akan dengan lantang mengatakan, ”Anda salah besar!” Paradigma bisnis memang bagus, tapi ini hanya bagus bagi pelaku bisnis.  Ketika Anda menjadi pelaku bisnis, maka semuanya haruslah didasarkan pada kalkulasi untung rugi. Bisnis haruslah menghasilkan keuntungan yang sebanyak-banyaknya.  Namun, ketika ini diterapkan dalam politik, maka malapetakalah yang akan mengancam kita.  Bagaimana tidak? Dalam paradigma bisnis, ”segala sesuatu harus bisa dijadikan uang”.  Dalam paradigma bisnis, tidak ada sesuatu yang Cuma-Cuma.  Dalam bisnis, kita tidak boleh memberikan sesuatu tanpa ada perhitungan untung rugi di balik itu.  Segala yang bisa dijual harus dijual, jangan diberikan secara gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, apa yang terjadi apabila paradigma ini dianut oleh para politisi kita? Inilah yang terjadi di negara kita, terutama setelah era reformasi saat peranan legislatif menguat.  Dalam sistem pemerintahan kita sekarang ini, berbagai pengambilan keputusan senantiasa melibatkan anggota parlemen.  Karena itu, para anggota legislatif kita menjadi begitu berkuasa.  Nah, sekarang Anda sudah semakin melihat hubungannya kan? Ada dua kondisi yang saling menunjang satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian-kejadian yang menimpa para anggota Dewan sebetulnya telah menjadi bukti yang amat telanjang bahwa negara kita dikuasai oleh para politisi bermental pengusaha.  Jangan lupa, dalam paradigma pengusaha, mencari keuntungan itu halal, bahkan wajib. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala sesuatu yang bisa dijual harus dijual.  Tidak boleh gratis.  Itulah bisnis.&lt;br /&gt;Tidak lebih dan tidak kurang.&lt;br /&gt;Siapapun menginginkan hal itu, termasuk saya.&lt;br /&gt;Saya ingin sukses, saya ingin bahagia, saya ingin kaya.&lt;br /&gt;Tapi, saya ingin sesuatu yang halal.&lt;br /&gt;Karena itulah, saya menjadi pebisnis.&lt;br /&gt;Bukan menjadi politisi.[]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutip dari tulisan Arvan Pradiansyah: Jadi Caleg, Buat Apa? (Kalau Mau Bahagia, Jangan Jadi Politisi!.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/982454254977481365-830545151402679653?l=kilasanbukumizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/feeds/830545151402679653/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/04/kalau-mau-bahagia-jangan-dai-politisi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/830545151402679653'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/830545151402679653'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/04/kalau-mau-bahagia-jangan-dai-politisi.html' title='Kalau Mau Bahagia Jangan Jadi Politisi'/><author><name>rostita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07118080281115529555</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguRQ5sAYMI/AAAAAAAAADE/Vk6gFME9ww4/S220/di+kantor.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SfV9XJhrIAI/AAAAAAAAAB4/oLGK2s2EDTc/s72-c/Kalau+Mau+Bahagia+Jangan+Jadi+Politisi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-982454254977481365.post-961661489124959432</id><published>2009-04-23T02:59:00.001-07:00</published><updated>2009-04-23T03:04:28.392-07:00</updated><title type='text'>Makanan Bergizi Bagi Otak</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SfA9F35X0JI/AAAAAAAAABw/f0cgcnAAHDQ/s1600-h/7Law-Happiness+jpg.jpe"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 137px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SfA9F35X0JI/AAAAAAAAABw/f0cgcnAAHDQ/s200/7Law-Happiness+jpg.jpe" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327825530292523154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seorang ibu di Korea ditakdirkan melahirkan anak ‘istimewa’  (istimewa ini dalam tanda petik—karena anak yang berbeda secara fisik dengan anak normal --- adalah anak istimewa – setuju?).  Hee Ah Lee nama sang anak hanya memiliki 4 jari, dan kedua kakinya hanya sebatas lutut.  Tapi sang ibu menamai putrinya itu Hee Ah Lee. Hee berarti kebahagiaan, Ah adalah tunas pohon yang terus tumbuh, dan Lee adalah nama keluarga.  Sebuah nama yang istimewa untuk seorang anak istimewa!  Ibunda Hee Ah Lee ini dengan suka cita membesarkan putrinya yang kemudian menjadi pianis terkemuka di dunia.  Bukankah sebuah keajaiban seorang anak berjari empat bisa menjadi pianis kelas dunia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang ibu bisa saja menangisi nasib karena memiliki anak seperti Hee Ah Lee, tapi ibu Hee Ah Lee memilih ‘bergembira’ dengan kehadiran kebahagiaan tunas pohon yang terus tumbuh.  Ah, seandainya saja semua ibu mempunyai prinsip seperti ibu Hee Ah Lee, hidup tanpa berkeluh kesah – jalan menuju ‘bahagia’ itu mungkin akan mudah ditemukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanan  bergizi bagi otak lainnya juga dikemukakan Arvan Pradiansyah: &lt;br /&gt;Seorang ayah  ingin menikmati hari libur dengan anak laki-lakinya yang berusia 6 tahun.  Mereka ke bioskop nonton film yang sedang ramai dibicarakan.  Tapi anaknya mengeluh sakit perut. Awalnya sang ayah menyuruhnya agar bertahan tapi si anak menyerah dan mereka segera mencari toilet.  Ternyata semua toilet penuh.  Sang ayah menggerutu karena tak bisa terus menonton. Rasa ’bete’ sang ayah akhirnya hilang setelah menyadari tujuan mereka hari itu adalah bersenang-senang bersama.  Nonton film di bioskop hanyalah cara dari begitu banyak cara lain untuk bersenang-senang bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahagia, selalu ada jalannya, asalkan ...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/982454254977481365-961661489124959432?l=kilasanbukumizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/feeds/961661489124959432/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/04/makanan-bergizi-bagi-otak.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/961661489124959432'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/961661489124959432'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/04/makanan-bergizi-bagi-otak.html' title='Makanan Bergizi Bagi Otak'/><author><name>rostita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07118080281115529555</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguRQ5sAYMI/AAAAAAAAADE/Vk6gFME9ww4/S220/di+kantor.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SfA9F35X0JI/AAAAAAAAABw/f0cgcnAAHDQ/s72-c/7Law-Happiness+jpg.jpe' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-982454254977481365.post-6632711316714001011</id><published>2009-04-23T01:10:00.001-07:00</published><updated>2009-04-23T01:23:19.088-07:00</updated><title type='text'>Review Buku: Steve Jobs, Otak Genius di Balik Kesuksesan Apple</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SfAlX6OqjLI/AAAAAAAAABI/BG4ddLE9DTg/s1600-h/cvr+steve.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 198px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SfAlX6OqjLI/AAAAAAAAABI/BG4ddLE9DTg/s200/cvr+steve.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327799451877280946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Masa Kecil Jobs&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Jobs tidak pernah tahu siapa orang tua biologisnya.  Ia menjadi anak angkat Paul dan Clara Jobs, dan dibesarkan di Silicon Valley, California.  Seorang tetangga yang bekerja di Hewlett-Packard adalah orang pertama yang membuat Jobs kecil tertarik kepada elektronik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa SMP bagi Jobs tidak diisi untuk urusan kencan, tetapi berkutat dengan elektronik yang jadi hobi barunya.  Beruntung Jobs punya teman dan tetangga yang hobinya sama. Selesai kuliah, Jobs bekerja di Atari, dan sempat berkelana ke India untuk mencari pencerahan, lalu kembali ke California, dan terus bekerja di perusahaan game video Atari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Apple &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Seperti Bill Gates, Jobs merancang prototip komputer pertama mereka di garasi rumah Jobs bersama sahatabnya Steve Wozniak, dan menjualnya ke Hewlett Packard dan Atari, tapi ditolak. Pada tahun 1976, Jobs dan Wozniak mendirikan Apple Computer, disusul Apple II yang sukses besar.  Tapi, Apple juga yang membuatnya hengkang dari perusahaannya itu.  Jobs kemudian mengembara ke Eropa dan sempat mendaftarkan diri sebagai astronot sipil untuk pesawat ulang alik Challenger, tapi tidak diterima karena, sebagai pemimpin Apple komputer ia sudah menjadi seorang selebritis.  (Tentu Jobs kemudian bersyukur ditolak, karena Challenger meledak tak lama setelah mengudara pada Januari 1986 (hal. 43).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluar dari Apple, Jobs mendirikan NeXT dengan susah payah, karena Apple menganggap NeXT adalah ancaman.  Tapi akhirnya Apple membeli NeXT dan Jobs kembali lagi ke Apple setelah 7 tahun berpisah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik, setelah Jobs kembali ke Apple, ia hanya digaji 1 dolar setahun, dan ini membawanya masuk daftar Guinness World of Records sebagai “Pejabat Eksekutif Bergaji Paling Rendah.”  (hal. 81)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi jangan salah, Jobs, tentu saja masuk di jajaran tokoh TI terkaya dunia, meski di urutan 61, dan kalah jauh dari Bill Gates di urutan pertama.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;iPod dan iPhone&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dari sekian banyak produk Apple, salah satu primadonanya adalah iPod. &lt;br /&gt;iPod lahir 23 Oktober 2001 dan Jobs mengatakan:&lt;br /&gt;“Apple telah menemukan sebuah kategori baru secara keseluruhan tentang digital music player yang membuat Anda bisa menyimpan koleksi musik Anda dalam saku dan mendengarkannya ke mana pun Anda pergi.”&lt;br /&gt;iPod terus dikembangkan model dan kapasitasnya.  Pada 9 April 2007, konon Apple sudah menjual 100 iPod di seluruh dunia! (hal 97)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang kelahiran iPhone&lt;br /&gt;Inilah yang dikatakan Jobs:&lt;br /&gt;“Kita semua punya ponsel.  Ponsel-ponsel itu begitu mengerikan kalau digunakan.  Perangkat lunaknya buruk.  Perangkat kerasnya tidak bagus. Satu milyar ponsel diluncurkan tiap tahun,  empat kali lipat jumlah PC yang diluncurkan!  Ayo kita buat telepon hebat yang membuat kita jatuh cinta! Maka jadilah iPhone. Mereka berhasil! (hal 115-116)&lt;br /&gt;Dari sikapnya tersebut, tepat sekali kalau di Bab 7 buku ini, Hermawan Aksan memberi judul ‘Gaya Manajerial’, dengan tulisan-tulisan yang diberi judul Misi dari Tuhan, Karismatik, Steve sang Pemimpin, Tepat Waktu, Pembicara yang Hebat, dan Master of Presentation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kehidupan Pribadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bersama istrinya keduanya, Laurenne, Jobs mengaku kini punya keluarga yang indah.  Ia juga lebih bijak.  Dalam buku ini ada sebuah cerita yang dituturkan Jobs: (hal.177-179)&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;“Ketika berusia 17 tahun, saya membaca kutipan seperti ini: “Jika kau hidup setiap hari seakan-akan itu adalah hari terakhirmu, suatu hari kau akan benar.” (“If you live each day as if it was your last, someday you’ll  most certainly be right.”)  Kutipan ini mengesankan saya, dan sejak itu, selama 33 tahun terakhir, saya menatap cermin setiap pagi dan bertanya pada diri sendiri: “Jika hari ini adalah hari terakhir hidup saya, akankah saya ingin melakukan apa yang harus saya lakukan hari ini?” Dan manakala jawaban-jawabannya adalah “Tidak” dalam waktu beberapa hari berturut-turut, saya tahu saya perlu mengubah sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingat bahwa saya akan mati cepat adalah alat paling penting yang pernah saya lakukan untuk membantu saya membuat pilihan besar dalam hidup.  Sebab hampir segala hal—semua ekspektasi eksternal, semua kebanggaan/kesombongan, semua ketakutan akan rasa malu atau kegagalan—semua itu akan mengerut di depan wajah kematian, meninggalkan hanya hal yang benar-benar penting.  Mengingat bahwa kita akan mati adalah cara terbaik yang saya tahu untuk menghindarkan perangkap berpikir bahwa kita akan selalu kehilangan sesuatu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sempat didiagnosis kanker pankreas dan tinggal menghitung sisa umurnya, Steve Jobs tenang-tenang saja ketika harus menjalani biopsi. Ternyata, jenis kanker pankreasnya bisa diobati dengan operasi.  Dan sekarang, Dia sehat-sehat saja. Keberanian telah menyemangati Steve Jobs untuk berkelit bahkan dari kematian yang divonis dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di akhir bukunya Steve Jobs berpesan:&lt;br /&gt;Tetaplah Bodoh, Tetaplah lapar.  Kenapa ya?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/982454254977481365-6632711316714001011?l=kilasanbukumizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/feeds/6632711316714001011/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/04/review-buku-steve-jobs-otak-genius-di.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/6632711316714001011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/6632711316714001011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/04/review-buku-steve-jobs-otak-genius-di.html' title='Review Buku: Steve Jobs, Otak Genius di Balik Kesuksesan Apple'/><author><name>rostita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07118080281115529555</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguRQ5sAYMI/AAAAAAAAADE/Vk6gFME9ww4/S220/di+kantor.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SfAlX6OqjLI/AAAAAAAAABI/BG4ddLE9DTg/s72-c/cvr+steve.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-982454254977481365.post-5015649560031790806</id><published>2009-04-22T02:02:00.000-07:00</published><updated>2009-04-22T02:12:11.600-07:00</updated><title type='text'>Drunken Mama</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/Se7fS7RyVzI/AAAAAAAAAA0/MwCass_n8Kw/s1600-h/drunkenmama.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 138px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/Se7fS7RyVzI/AAAAAAAAAA0/MwCass_n8Kw/s200/drunkenmama.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327440925468809010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tidak tahu siapa namanya, tapi yang saya tahu dia dipanggil Mama.  Usianya sudah hampir mau 50 sehingga dia tidak akan tersinggung kalau disebut sudah tua.  Tetapi selain dia tinggi besar, dia itu waria yang cerewet dan sedang ada di rumah saya dalam rangka mau memijit istri saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia datang ke rumah saya dengan berjalan kaki dari rumahnya.  Rumahnya di Sapan, itu kira-kira satu kilometer jaraknya dari rumah saya kalau kamu ingin tahu.  Perjalanannya butuh waktu tiga jam untuk sampai ke rumah saya dengan menggunakan egrang.  Karena saya yakin kalau pakai engrang, dia akan pelan menggunakannya dan akan sering jatuh karena pake egrang memang susah.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pijatannya bagus dan enak kata istri saya, membuat saya yang jarang dipijit ini ingin juga mencobanya.  Maksud saya, mencoba dia untuk pijit saya.  Pijit kaki dan punggung saya. Yang lainnya tidak usahlah, apalagi hidung karena itu akan bikin saya susah bernapas.  Jadi setelah istri selesai dipijit dan dia duduk di ruang tengah, saya bilang sama si Mama itu, bilang dengan bahasa Spanyol slang yang tidak mungkin dia mengerti kecuali setelah saya terjemahkan ke dalam bahasa Sunda bahwa, silakan Mama istirahat dulu, biar tenaganya bisa kembali terkumpul sebelum siap memijit saya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan Pidi Baiq di atas hanya sebagian saja.. tapi pasti sudah bisa membuat siapapun yang membacanya tertawa, tersenyum atau nyengir!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab pertama, cerita tentang Cerdas Cermat Ospek, sudah membuat terpingkal-pingkal:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pidi berkelakar seperti ini:&lt;br /&gt;1.Siapa Ketua KUD LAmpung?&lt;br /&gt;2.Apakah kepanjangan IPOLEKSOSBUDHANKAMNAS?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya ternyata:&lt;br /&gt;1.Ketua KUD LaMpung adalah yang dipilih oleh anggota KUD Lampung&lt;br /&gt;2.Betul kepanjangan, alias terlalu panjang baget&lt;br /&gt;Ada 16 cerita lain yang ditulis Pidi Baiq dengan gaya bahasa yang amburadul tapi kocak dalam Buku Drunken Mama; Keluarga Besar Kisah-Kisah Non Teladan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pidi Baiq memang ahlinya menulis cerita dengan gaya bahasa seenaknya.  Tapi justru disanalah letak daya pikatnya.  Sebelum Drunken Mama, alumnus senirupa ITB itu  sudah dikenal dengan novel bergenre sama, Humor Drunken Mosnter dan Drunken Molen, semuanya diterbitkan DAR Mizan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/982454254977481365-5015649560031790806?l=kilasanbukumizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/feeds/5015649560031790806/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/04/drunken-mama.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/5015649560031790806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/5015649560031790806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/04/drunken-mama.html' title='Drunken Mama'/><author><name>rostita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07118080281115529555</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguRQ5sAYMI/AAAAAAAAADE/Vk6gFME9ww4/S220/di+kantor.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/Se7fS7RyVzI/AAAAAAAAAA0/MwCass_n8Kw/s72-c/drunkenmama.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-982454254977481365.post-7487582126019930204</id><published>2009-04-22T01:45:00.000-07:00</published><updated>2009-04-22T01:55:26.758-07:00</updated><title type='text'>Elegi Cinta Maria</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/Se7aAW3t8OI/AAAAAAAAAAs/aR7zXDDCQu0/s1600-h/cvrelegi.jpe"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 126px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/Se7aAW3t8OI/AAAAAAAAAAs/aR7zXDDCQu0/s200/cvrelegi.jpe" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327435108900008162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Selalu Nabi yang bertanya lebih dulu pada Maria—tak peduli bahwa sebenarnya hari itu, dia baru saja melewati sebuah pergumulan hidup yang berat di Madinah atau memperoleh ancaman dari wajah-wajah garang dan mata-mata tajam dari musuh Islam, atau baru saja menerima ucapan-ucapan kasar dari orang munafik dan Yahudi—dengan melontarkan pertanyaan-penuh-perhatian kepada Maria semacam, ”Bagaimana perasaanmu hari ini, Maria? Apa kau senang aku berada di sini? Sudah sampai mana hafalan Al-Quranmu?  Apa kau menemui kesulitan? Apa kau lelah dengan pekerjaan rumahmu? Ada ya bisa kubantu?”  sementara Maria menyiapkan makan siang Nabi dengan perasaan melambung yang hampir-hampir membuat tubuhnya dapat melayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang Maria sendiri merasa aneh, nyaris tak terbayangkan, bagaimana hubungan yang seperti ini dapat tercipta antara dirinya dan lelaki mulia itu. (Elegi Cinta Maria,  hal 338-339)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Romantisme seorang Nabi dengan istrinya bernama Maria Al-Qibtiyah di atas hanya secuil dari kisah eksploratif  Elegi Cinta Maria, karya Waheeda El-Humayra yang sebelumnya pernah mengabadikan romantisme percintaan Nabi Sulaiman dan ratu Sheba dalam The Sacred Romance of King Sulaiman and Queen Sheba. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ber-setting di dua tempat yang eksotis, Mesir dan Madinah, Elegi Cinta Maria menceritakan kehidupan Maria, istri Nabi Muhammad Saw. Yang dilahirkan dan dibesarkan oleh tradisi Kristen Koptik—yang kelak memberi Nabi seorang putra bernama Ibrahim—sejak dia menjalani masa kecil di Mesir hingga wafatnya di Madinah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaca tak hanya diajak mengenal lebih jauh tentang istri Nabi yang jarang diungkap ini, tetapi lebih dari itu, pembaca dapat menelusuri jejak budaya Kristen di Mesir—sesuatu yang jarang diangkat dalam novel Indonesia.&lt;a href="http://mizan.com/index.php?fuseaction=buku_full&amp;id=7510"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/982454254977481365-7487582126019930204?l=kilasanbukumizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/feeds/7487582126019930204/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/04/elegi-cinta-maria.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/7487582126019930204'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/7487582126019930204'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/04/elegi-cinta-maria.html' title='Elegi Cinta Maria'/><author><name>rostita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07118080281115529555</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguRQ5sAYMI/AAAAAAAAADE/Vk6gFME9ww4/S220/di+kantor.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/Se7aAW3t8OI/AAAAAAAAAAs/aR7zXDDCQu0/s72-c/cvrelegi.jpe' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-982454254977481365.post-2559698829589729222</id><published>2009-04-22T01:27:00.000-07:00</published><updated>2009-04-22T01:32:41.075-07:00</updated><title type='text'>Suara Hati Dewa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/Se7WGzgMy_I/AAAAAAAAAAk/H4SRmA8rekI/s1600-h/cvrdewa.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 137px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/Se7WGzgMy_I/AAAAAAAAAAk/H4SRmA8rekI/s200/cvrdewa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327430821618699250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bukan Kick Andy kalau tidak menampilkan sosok ‘hebat’.  Ketika memilih topik “Kasih Tak Bertepi” yang menampilkan beberapa ibu dengan anak-anak mereka yang istimewa karena terlahir dengan kondisi autis, motoric neuron, down syndrome dan celebral palsy, siapapun akan terbelalak dan jatuh hormat kepada ibu-ibu dan anak-anak spesial itu. Dan siapapun akan tersentuh melihat Dewantara Soepardi—terkecil  diantara anak-anak itu, 5 tahun usianya, tidak bisa berkata-kata tapi mampu merangkai puisi bahkan sebuah cerita lewat bantuan alat komunikasi yang kemudian dibacakan ibunya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menitikkan air mata karena menonton Kick Andy mungkin adalah hal biasa bagi sebagian penggemar acara televisi itu. Tetapi ketika mendengar kisah tentang pengidap celebral palsy Dewantara Soepardi, menangis lebih heboh pun rasanya tak memalukan. Apalagi, setelah mendengar petikan puisi putra tunggal Ibu Poppy dan Bapak Goyantara itu, seperti ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila cintaku datang&lt;br /&gt;Jangan kau ijinkan ia pergi&lt;br /&gt;Apabila arus hidupku terhalang batu&lt;br /&gt;Singkirkan halangan itu dengan doaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suaraku kini didengar&lt;br /&gt;Di negeriku Indonesia&lt;br /&gt;Akupun bahagia&lt;br /&gt;Terima kasih Tuhan&lt;br /&gt;Akupun tersenyum manja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh mengherankan,  bocah 5 tahun bisa menulis seperti itu?  Tetapi begitulah kenyatannya.  Suara hati Dewa bukan suara hati anak biasa.  Dia anak istimewa.  &lt;br /&gt;Anak-anak dengan kelainan kondisi fisik adalah anak-anak istimewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suara Hati Dewa, ternyata tidak hanya ada di Kick Andy, karena DAR Mizan sudah membukukannya dalam Seri Kecil-Kecil Punya Karya, Berjudul Suara Hati Dewa, Coretan Puisi dan Cerita Anak Celebral Palsy. Berikut sepenggal suara hati Dewa:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bantu dong Korban Lumpur Lapindo&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Begini jadinya bila musibah datang karena ulah manusia.  Nuraniku bicara ketika ada seorang bayi di gendongan ibunya menangis di televisi Metro Realita.  Aku sungguh tak percaya dia hidup di gubuk derita.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antara cerita bahagia dan sedih aku bingung.  Di sisi lain dia menderita. Di sisi lain dia akan dapat ganti rugi.  Tapi kok banyak yang demo? Ejekan terhadap Lapindo pun ditulis dimana-mana.  Aku bisa mengambil kesimpulan, berarti nggak diganti tuh.  Bapak Lapindo golongan kaya ya?  Di depan mata Indonesia hancur, tapi bapak diam saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihat lumpur bapak banyak sekali.  Bisa buat kolam ikan mungkin?  Ikan beracun tapinya.  Dimakan mati tidak dimakan juga mati. Mendingan dimakan.  Jika mati tidak lagi menderita begitu parah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah gimana bapak bisa tidur? Kan banyak yang mati dan susah karena ulah bapak.  Coba saja dengar doa mereka, jelas isinya minta bapak bayar mereka dunia akhirat ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian sebagian tulisan Dewantara Soepardi, bocah 5 tahun pengidap celebral palsy yang tidak bisa berkata-kata, tapi mampu bersuara dengan nurani nya yang tak pernah terbayangkan oleh siapapun.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/982454254977481365-2559698829589729222?l=kilasanbukumizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/feeds/2559698829589729222/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/04/suara-hati-dewa.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/2559698829589729222'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/2559698829589729222'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/04/suara-hati-dewa.html' title='Suara Hati Dewa'/><author><name>rostita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07118080281115529555</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguRQ5sAYMI/AAAAAAAAADE/Vk6gFME9ww4/S220/di+kantor.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/Se7WGzgMy_I/AAAAAAAAAAk/H4SRmA8rekI/s72-c/cvrdewa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-982454254977481365.post-5248088655997855914</id><published>2009-04-22T01:22:00.000-07:00</published><updated>2009-04-22T01:26:31.655-07:00</updated><title type='text'>Sebuah Inspirasi dari Sepakbola</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/Se7UlVPUtOI/AAAAAAAAAAc/MhFjz3Ggu8g/s1600-h/garuda.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 155px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/Se7UlVPUtOI/AAAAAAAAAAc/MhFjz3Ggu8g/s200/garuda.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327429147047539938" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bagi seorang anak SD dari keluarga sederhana, pecinta berat sepakbola, mendapat hadiah sepatu sepakbola mahal adalah kebahagiaan luar biasa. Itulah yang dirasakan Bayu, ketika dihadiahi sepatu sepakbola bagus oleh seorang tetangga—Dr. Darman, yang laptopnya tak jadi hilang karena Bayu berhasil menggagalkan aksi sang maling. Bola tendangan geledek Bayu membentur keras kepala sang maling hingga dia terjatuh dan tertangkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum sempat memakai sepatu itu, Kakek Usman--yang tidak suka Bayu menjadi pemain sepakbola--membakar sepatunya.  Jelas, Bayu sangat terpukul. Sedih luar biasa!  Belum hilang kesedihannya, kakeknya marah melihat Bayu bermain puzzle sepakbola bersama ayahnya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesedihan Bayu masih harus ditambah lagi dengan beban teramat berat. Anak kecil itu kehilangan seorang yang sangat dicintainya untuk selama-lamanya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kesedihan tak menyurutkan mimpinya menjadi pemain sepakbola hebat.  Bayu terus berjuang.  Bayu giat berlatih.  Bayu tetap semangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semangat Bayu dalam MIMPI SANG GARUDA adalah inspirasi berharga bagi siapapun yang sedang berusaha mengejar sebuah mimpi!  Inspirasi dalam Mimpi Sang Garuda adalah KADO istimewa bagi anak-anak Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MIMPI SANG GARUDA, adalah novel prekuel dari FILM GARUDA DI DADAKU, yang akan diputar serentak di seluruh tanah air mulai 18 Juni 2009. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Novel Trilogi Garuda di Dadaku terdiri dari:&lt;br /&gt;Mimpi Sang Garuda&lt;br /&gt;Garuda di Dadaku, (siap terbit)&lt;br /&gt;Garuda Menantang Matahari, (siap terbit)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/982454254977481365-5248088655997855914?l=kilasanbukumizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/feeds/5248088655997855914/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/04/sebuah-inspirasi-dari-sepakbola.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/5248088655997855914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/5248088655997855914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/04/sebuah-inspirasi-dari-sepakbola.html' title='Sebuah Inspirasi dari Sepakbola'/><author><name>rostita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07118080281115529555</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguRQ5sAYMI/AAAAAAAAADE/Vk6gFME9ww4/S220/di+kantor.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/Se7UlVPUtOI/AAAAAAAAAAc/MhFjz3Ggu8g/s72-c/garuda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-982454254977481365.post-1343998695376867494</id><published>2009-04-22T01:19:00.000-07:00</published><updated>2009-04-22T01:22:09.457-07:00</updated><title type='text'>Tawakal Menghadapi Kegelisahan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/Se7TpmugcoI/AAAAAAAAAAU/ya6SM54wHts/s1600-h/cover+LA+TAHZAN+FOR+MODERN+MUSLIMAH.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 138px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/Se7TpmugcoI/AAAAAAAAAAU/ya6SM54wHts/s200/cover+LA+TAHZAN+FOR+MODERN+MUSLIMAH.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327428120949584514" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang lelaki masuk masjid bukan pada waktu shalat.  Kemudian dia mendapati anak kecil yang berusia 10 tahun sedang shalat dengan khusyuk.  Lelaki tersebut menunggu anak itu menyelesaikan shalatnya.  Kemudian, dia menghampiri anak itu seraya bertanya, ”Anak siapa kamu?”&lt;br /&gt;Anak kecil itu menggelengkan kepala dan air matanya berlinang.  Tidak lama kemudian dia menjawab,”Wahai Paman, sesungguhnya aku tidak memiliki bapak dan ibu.”&lt;br /&gt;Mendengar jawabannya, hati lelaki itu pun tersentuh dan berkata kepadanya, &lt;br /&gt;“Maukah kamu menjadi anak angkatku?”&lt;br /&gt;Ketika mendengar tawaran dari lelaki itu, anak tersebut balik bertanya, &lt;br /&gt;“Apakah bila aku lapar, engkau akan memberi aku makan?”&lt;br /&gt;“Ya,” jawab lelaki itu.&lt;br /&gt;Anak itu bertanya lagi, “Apakah bila aku telanjang engkau akan memberiku pakaian?”&lt;br /&gt;“Ya,” jawab lelaki itu lagi.&lt;br /&gt;Anak itu bertanya lagi, “Apakah bila aku sakit engkau akan menyembuhkan aku?”&lt;br /&gt;“Wahai Anakku, aku tidak dapat melakukan itu,” jawab lelaki itu.&lt;br /&gt;Anak itu bertanya lagi, “Apakah bila aku mati engkau akan menghidupkanku?”&lt;br /&gt;“Wahai Anakku, aku tidak dapat melakukan itu,” jawab lelaki itu lagi.&lt;br /&gt;Akhirnya anak itu berkata, “wahai Paman, kalau demikian serahkanlah diriku kepada ... Yang telah menciptakan aku, maka Dia yang memberi petunjuk kepadaku, dan Yang memberi makan dan minum kepadaku, dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku, dan Yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali), dan Yang sangat kuinginkan akan mengampuni kesalahanku pada Hari Kiamat (QS As-Syu’ara [26]: 78-82)&lt;br /&gt;Laki-laki itu terdiam dan berlalu untuk menunaikan tugasnya seraya berkata, &lt;br /&gt;“Aku beriman kepada Allah dan barang siapa bertawakal kepada Allah, Dia pasti akan mencukupinya.”&lt;br /&gt;“Tawakal Menghadapi Kegelisahan” adalah salah satu bahasan dalam buku karya Annisa Lathifah, La Tahzan for Modern Muslimah.&lt;br /&gt;Buku ini akan menjadi kunci sukses para Muslimah untuk menghilangkan kegelisahan. Karena, di dalamnya berisi tentang cara:&lt;br /&gt;- menghadapi kegelisahan ketika menyapa;&lt;br /&gt;- mengelola kegelisahan menjadi sesuatu yang positif;&lt;br /&gt;- mengetahui gejala-gejala kegelisahan sehingga bisa mempersiapkan solusinya dari awal.&lt;br /&gt;Inilah kumpulan tulisan yang ringan, singkat, dan kontekstual dengan perkembangan zaman. Sangat membantu para Muslimah untuk tetap bahagia dalam kondisi apa pun. &lt;br /&gt;“Cocok untuk para muslimah yang dirundung kegelisahan!”&lt;br /&gt;--Salma Shulha, Penulis bestseller LaTahzan for Muslimah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/982454254977481365-1343998695376867494?l=kilasanbukumizan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/feeds/1343998695376867494/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/04/tawakal-menghadapi-kegelisahan_22.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/1343998695376867494'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/982454254977481365/posts/default/1343998695376867494'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kilasanbukumizan.blogspot.com/2009/04/tawakal-menghadapi-kegelisahan_22.html' title='Tawakal Menghadapi Kegelisahan'/><author><name>rostita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07118080281115529555</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://1.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/SguRQ5sAYMI/AAAAAAAAADE/Vk6gFME9ww4/S220/di+kantor.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Aptcye1OU_s/Se7TpmugcoI/AAAAAAAAAAU/ya6SM54wHts/s72-c/cover+LA+TAHZAN+FOR+MODERN+MUSLIMAH.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
